Beranda » Wisata Jepang » Otaru, Kota Budaya Jepang yang Bergaya Eropa

Otaru, Kota Budaya Jepang yang Bergaya Eropa

Otaru, Kota Budaya Jepang yang Bergaya Eropa

Canals of Otaru, Japan

Otaru adalah kota kecil dan pelabuhan yang terletak di Shiribeshi, Hokkaido, Jepang. Di sebelah barat kota Sapporo. Kota Otaru ini sudah lama menjadi pelabuhan Teluk Ishikari, karena kota ini memang menghadap ke teluk tersebut. Kini, Otaru sudah terkenal menjadi tempat wisata dengan bangunan bersejarahnya.

Kota Otaru bisa dikatakan sangat Jepang banget, karena memang masih banyak yang terdapat warga berdarah Ainu (suku asli Jepang). Tetapi sangat sulit untuk membedakan pada suku Ainu dengan warga Jepang lainnya. Ada hal unik dari kota Otaru ini, hampir semua arsitektur bangunannya bergaya Eropa. Termasuk sisa-sisa pergudangan yang bentuknya sekilas mirip dengan gudang-gudang tua di Amsterdam, Belanda. Namun, saat ini beberapa gudang berdinding batu bara sudah berubah fungsinya menjadi restoran, toko, dan penginapan. Hingga kemudian beberapa kanal diuruk, sedangkan kanal utama disempurnakan pada tahun 1923. Dan menjadi salah satu destinasi wisata Jepang. Lalu, sejak tahun 1986 Kanal Otaru yang dipinggirannya berdiri tegak bangunan bekas gudang direstorasi menjadi situs budaya.

jadwal promo paket wisata tour ke jepang terbaru

Kanal Otaru yang Semakin Mendunia

Kanal Otaru inilah yang menjadikan kota Otaru semakin terkenal hingga mendunia. Dulu, kapal-kapal bisa masuk sampai ke tengah kota dengan melalui kanal-kanal ini. Karena, kawasan Otaru Ungga atau Kanal Otaru ini merupakan jalur air untuk lalulintas utama distribusi barang. Banyak sekali kapal induk yang silih berganti melintasi kapal juga bongkar pasang muatan. Dan tempat ini juga terhubung dengan Pelabuhan Otaru sebagai akses masuk Hokkaido.

Seiring berjalannya waktu, kegiatan perekonomian di Otaru semakin meredup, hingga timbulah sebuah rencana mereklamasi kanal ini. Walaupun ada pertentangan untuk mereklamasi, namun reklamasi tetap dijalankan. Semula lebar Kanal Otaru 40 meter direklamasi menjadi 20 meter dengan panjang kanalnya 1.140 meter. Lalu dibangun jalur lalu lintas kendaraan.

Otaru Jepang

Otaru Jepang

Untuk mengenang masa lampau, terdapat relief yang menggambarkan sejarah kanal Otaru ini. Kanal Otaru terawat dengan apik, bersih, dan rapi dengan sesekali ada kapal yang melintasi kanal ini. Sekelilingnya dihuni oleh bangunan tua yang menambah suasana semakin antik dan klasik. Suasana yang seperti inilah yang dipertahankan hingga mampu menarik perhatian wisatawan. Dan kini pesona Kanal Otaru sudah dipromosikan ke dalam dna luar negeri. Bahkan dalam setahun ada lebih dari 7 juta wisatawan yang berkunjung ke Kanal Otaru. Kanal Otaru juga menjadi tujuan populer bagi para turis dari Jepang dan pengunjung asing yang berkumpul di kanal setiap tahun untuk menikmati nuansa yang membangkitkan rasa rindu.

Suasana Pagi nan Romantis di Otaru Jepang

Tak hanya pesona kalsik dan antiknya, namun Kanal Otaru juga menyajikan sebuah pemandangan yang romantis di kala pagi. Udara yang sejuk menyusup ke dalam kota yang berpenduduk 12.540 jiwa ini. Dibarengi dengan pancaran sinar mentari yang begitu indahnya. Kota Otaru ini relatif lenggang, lebih banyak terlihat para turis dengan pakaian yang meriah, secerah suasana di Kanal Otaru. Di Kanal Otaru ini juga terdapat jembatan yang menghubungkan dua tempat yang terpisah oleh aliran kanal. Dari atas jembatan ini, kita bisa melihat Kota Otaru dari kejauhan. Tempat ini merupakan spot terbaik untuk mengambil foto. Bahkan jembatan ini juga seringkali dijadikan sebagai tempat pengambilan foto pernikahan karena suasananya yang romantis.

Suasana Pagi di Otaru

Suasana Pagi di Otaru

Keindahan Malam Hari di Kanal Otaru

Mengunjungi Kanal Otaru di siang hari memang elok dan menarik, tetapi berkunjung pada malam hari tak kalah menarik. Karena pada malam hari kota ini dan disekeliling kanal dihiasi oleh light up yang menarik. Bahkan bangunan-bangunan bersejarah yang ada juga dihiasi oleh light up yang cantik. Menjelang malam hari di sekitar jalan setapak sepanjang 1140 m ini akan dinyalakan 63 buah lampu gas, sehingga membuat suasananya menjadi terasa berbeda dengan di siang hari. Kita bisa melihat Kota Otaru dari atas kanal sambil naik perahu, atau naik jinrikisha (kereta yang ditarik oleh manusia). Kita juga bisa jalan-jalan menuju salah satu bagian dari situs rel kuno Jalur Temiya yang merupakan rel utama di Hokkaido yang kemudian ditutup pada tahun 1985. Suasana malam di situs rel kuno ini tak kalah indahnya. Berjalan-jalan sesuka hati di Otaru sambil menikmati pemandangan Kanal Otaru yang dibungkus oleh cahaya lembut dari lampu gas.

Otaru Canal at night

Otaru Canal at night

Otaru Winter Festival

Ada festival yang sayang untuk dilewatkan di Kanal Otaru ini yaitu Otaru Snow Light Path Festival atau Otaru Yuki Akari no Michi. Festival Jalan Cahaya Salju Otaru adalah festival musim dingin yang diadakan setiap bulan Februari di Otaru, di area Unga Kaijo, mina-san. Kota Otaru ynag tertutup salju akan berubah menjadi gemerlap dengan adanya manusia salju yang bercahaya. Tak hanya manusia salju, aneka bentuk rumah juga dibuat oleh para pemilik toko. Tak ketinggalan, lentera kecil dengan berbagai ukuran dipasang di depan toko. Saat berjalan menyusuri Kanal Otaru, kita akan ditemani dengan indahnya lentera berwanah merah ‘kalem’ dan manusia salju. Jumlah lampu yang menghiasi kanal sepanjang malam lebih dari 10.000 lampu. Festival ini biasanya diadakan bersamaan dengan Festival Salju Sapporo di dekatnya, sehingga memungkinkan para pelancong di Hokkaido mengunjungi kedua festival dalam perjalanan yang sama.

>> Paket Tour Jepang Paling Populer <<

Sebenarnya ada dua area festival resmi yang dapat diterangi setiap hari dari pukul 17:00 sampai 21:00: area Unga Kaijo dan daerah Temiyasen Kaijo, lokasi utama berada di kanal Otaru yang bersejarah serta di bekas jalur kereta Temiya Line, yang merupakan jejak sejarah pembangunan Otaru sebagai pintu masuk perkembangan Hokkaido. Tanpa keraguan lagi, Festival Jalan Cahaya Otaru menawarkan pengalaman indah tak terlupakan! Jika lelah berkeliling area kanal, kita juga bisa beristirahat di hotel dekat Otaru.

Otaru Snow Light Path Festival

Otaru Snow Light Path Festival

Tempat Romantis di Otaru

Otaru memang menarik untuk dikunjungi, dan berikut ini beberapa tempat dengan pemandangan yang romantis dan eksotis di Otaru.

  • Otaru Kanal

Yang pertama adalah Kanal Otaru itu sendiri. Tempat ini menjadi sangat menarik ketika siang karena banyak seniman yang menghabiskan waktunya disini, jika malam hari kita juga bisa menikmati berbagai lampu yang romantis.

  • Otaru Spring Festival

Jepang selalu di penuhi dengan berbagai festival, salah satunya Festival Musim Semi Otaru (Otaru Haru Matsuri) yang berlangsung pada akhir Mei. Akan ada panggung yang didirikan di Hanazono Ginza Shopping Street (Hanazono Ginza Shotengai), dan para penghuni, pelajar, pedagang, perusahaan, dan staf administrasi berkumpul di 7 distrik perbelanjaan kota untuk menjadi tuan rumah festival besar dan semarak ini. Ada acara tarian, Yosakoi (tarian festival Jepang), lomba karaoke, dan lainnya juga digelar saat festival berlangsung. Festival ini juga terkenal dengan acara 3 hari all-you-can-eat yang berada di 3 restoran pilihan. Dan yang pasti festival ini akan di penuhi dengan sesuatu yang romantis dan indah.

  • Kitaichi Glass Otaru

Otaru juga terkenal akan barang pecah belahnya, seperti peralatan makan dan aksesoris. Dulu Kitaichi Glass 3rd Building merupakan tempat dimana lampu minyak kaca dibuat. Mengikuti namanya, bangunan tersebut terus dihiasi dengan banyak lampu kaca, menciptakan suasana yang istimewa. Tempat ini merupakan pilihan yang tepat untuk berbelanja barang pecah belah. Ada beragam barang pecah belah buatan tangan yang cocok untuk dibawa ke Indonesia. Kitaichi Glass memiliki banyak cabang di seluruh Otaru, tapi yang satu ini telah ditunjuk sebagai landmark bersejarah.

Kitaichi Glass Otaru

Kitaichi Glass Otaru

  • Otaru Kihinkan

Pada era Meji dan era Meiji juga era Taisho (1868 – 1926) keluarga Aoyama menghasilkan banyak uang melalui usaha penangkapan ikan herring, yang dibangun di atas sebuah situs besar dengan luas sekitar 1.500 Tsubo (sekitar 5.000 m²), bangunan kayu bertingkat dua ini merupakan bangunan bersejarah yang juga dikenal dengan Artistic Villa di Utara. Ada 18 kamar di dalam villa, masing-masing dengan dekorasi sendiri. Ada restoran di dalam villa yang menyajikan hidangan herring, sehingga kita bisa menikmati makanan enak sambil menatap pemandangan dari dalam ruangan bergaya Jepang. Pemandangan yang unik dan tidak akan ada di Indonesia.

  • Museum Bank of Japan Otaru

Cabang Otaru Bank Dunia terletak di jantung distrik keuangan yang sibuk dan disebut “Wall Street di utara Jepang.” dari tahun 1920an sampai 1930an (periode Taisho sampai Periode Showa awal). Sangat menarik dan jangan lupa mampir untuk merasakan berat paket yang berisi 100 juta yen dalam uang kertas tiruan, lihat teknik anti-pemalsuan yang digunakan untuk catatan Bank of Japan, dan banyak lagi yang membuat kita terkagum-kagum. Museum Bank of Japan ini Otaru dibuka pada bulan Mei 2003, yang memanfaatkan bekas bangunan Bank of Japan Otaru Branch.

  • Tanaka Shuzo Brewery Kikko Gura

Sake bisa dikonsumsi hangat atau dingin dan nikmatilah rasanya yang eksotis dan membuat tenang dalam berlibur. Tur Tanaka Shuzo Brewery Kikko Gur  yang telah menciptakan sake sejak 1899, mengungkapkan bagaimana nasi bisa berubah menjadi minuman keras, begitu juga seluruh sejarah dan seni di balik minuman tersebut.

  • Otaru Music Box Museum

Otaru Music Box Museum adalah sebuah tempat yang sangat mewah dan berdiri sejak tahun 1912. Kita akan bertemu dengan berbagai sejarah dan 1500 music box yang ditampilkan dan juga dijual. Kita juga akan bertemu berbagai macam bentuk, warna suara dan lagu yang berbeda pada setiap music box. Ada juga music box yang simple, lucu, namun terasa rumit. Dan menariknya kita langsung bisa mempraktekan cara pembuatan music box untuk kita sendiri. Sepanjang perjalanan di area ini kita akan merasakan sensasi romantis dan mewah.

Otaru Music Box Museum

Otaru Music Box Museum

  • Asari Dam

Asari Dam adalah salah satu Bendungan serbaguna di Hokkaido. Yang memiliki fungsi sebagai wali banjir dan sebagai pasokan air ke kota Otaru. Tempat ini adalah bendungan beton gaya berat dengan tinggi 73,9 meter dan panjang 390 meter di atas Bendungan. Dengan saluran tambahan yang menempel di Dam, maka membentuk sebuah pemandangan lain bersamaan dengan Danau Otarunai. Danau Otarunai adalah danau buatan dan juga merupakan tempat wisata daun bawang merah pada musim gugur.

Berburu Oleh-Oleh Khas Otaru

Jika pergi ke Otaru, jangan lupa untuk membeli oleh-oleh khas Otaru yaitu kotak musik. Padahal kotak musik itu adalah khas budaya Inggris, tetapi mengapa juga menjadi khas Otaru? Dulu, pada awal abad ke-20 orang-orang kaya Otaru pulang ke kota Otaru dnegan membawa kotak musik dari Inggris. Ketika itulah masyarakat Otaru mulai meniru membuat kotak musik. Dan saat ini, di berbagai penjuru Otaru, kita dapat menemukan kotak musik berbagai lagu-lagu Jepang masa kini. Mutu kotak musiknya pun sangat bagus dengan suara yang jernih dan akurat.

Selain kotak musik, oleh-oleh khas Otaru yang juga terkenal yaitu berbagai suvenir beruang dalam berbagai bentuk, dari magnet kulkas sampai gantungan tas. Mengapa beruang? Karena di Pulau Hokkaido, tempat kota Otaru berada, memang benar-benar terdapat beruang sebagai binatang liar. Dan, kekhasan inilah yang dihadirkan melalui suvenir. Cindera mata lainnya yang menjadi khas kota Otaru adalah kerajinan gelas ala Italia. Orang-orang Jepang, khususnya di Otaru, memang sangat mahir untuk menyerap budaya lain dan mencampur dengan budaya Jepang, hingga menghasilkan budaya unik dan sangat khas.

Cara Ke Otaru

Dari Sapporo menggunakan kereta JR Hakodate Main Line dengan perjalanan 30 menit (kereta ekspress) atau 45 menit (kereta lokal).

Panorama Otaru

Video Otaru

Comments are closed.

Kontak Kami

Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.