Mendaki Gunung Fuji di Jepang

Gunung Fujiyama, Sosok Gunung yang Dingin dan Misterius di Jepang

By

Gunung Fujiyama, Sosok Gunung yang Dingin dan Misterius di Jepang

Gunung Fuji icon Jepang

Siapa yang tidak tahu salah satu simbol terindah dan tertinggi, yang terkenal dan juga menjadi icon di negara Jepang ini?

Gunung Fuji adalah pusat keindahan yang menjadi icon di Jepang, yang juga merupakan gunung tertinggi yang terletak di perbatasan Prefektur Shizuoka dan Yamanashi di sebelah barat Tokyo. Gunung Fuji terletak di dekat pesisir Pasifik di pusat Honshu. Gunung Fuji dikelilingi oleh tiga kota yaitu Gotemba di bagian timur, Fuji Yoshida bagian utara dan Fujinomiya di bagian barat daya. Gunung yang mempunyai ketinggian 3.776 m ini juga dikelilingi oleh lima danau yaitu Danau Kawaguchi, Danau Yamanaka, Danau Sai, Danau Motosu dan Danau Shoji.

Gunung Fuji sering di gambarkan dalam karya seni rupa dan foto, serta dikunjungi para penaki gunung maupun wisatawan mancanegara. Gunung yang merupakan simbol Jepang yang terkenal ini diperkirakan terbentuk sekitar 10.000 tahun yang lalu. Gunung berapi ini masih aktif hingga kini walaupun memiliki kemungkinan letusan berdaya rendah. Dan pada tahun 1707 gunung ini terakhir kali meletus. Tercatat sekitar 200.000 orang mendaki Gunung Fuji di setiap tahunnya, 30% di antaranya ialah orang asing. Tanggal dan waktu yang paling populer bagi para pendaki adalah dari 1 Juli hingga 27 Agustus. Pendakian bisa memakan waktu dari 3 hingga 7 jam sementara penurunan gunung mencapai sekitar 2 hingga 5 jam.

jadwal promo paket wisata tour ke jepang terbaru

Sebuah kisah dan Asal Mula Nama Fujiyama

Gunung Fuji ialah gunung yang memiliki arti keabadian. Pada umumnya orang Jepang sering menyebutnya dengan sebutan Fuji San, dan kata “san” di Jepang merupakan sebutan untuk nama Gunung. Dibalik keindahan paroramanya, Gunung Fuji memiliki legenda cerita yang menarik untuk diketahui secara mendalam. Dahulu kala, terdapat kisah sepasang kakek dan nenek yang hidup di desa terpencil. Sang kakek tersebut adalah seorang penebang bambu. Pada suatu hari ketika sang kakek akan menebang bambu, lalu tiba-tiba ia melihat bambu yang bercahaya seperti emas. Karena penasaran, sang kakek bergegas memotong bambu tersebut. Dan ternyata tak disangka-sangka di dalam bambu ditemukan seorang anak perempuan yang memiliki tinggi kira-kira 9 cm. Lalu sang kakekpun membawa anak perempuan itu pulang kerumah. Dan sesampainya dirumah, sang kakek langsung memberi tahu nenek lalu akhirnya mereka memberi nama anak itu Kaguya.

Sejak saat mereka merawat Kaguya, entah mengapa setiap kali kakek pergi ke gunung untuk menebang bambu, di dalam bambu tersebut pasti ditemukan emas. Lalu tak lama berselang kehidupan merekapun menjadi makmur dan semakin sejahtera berkat Kaguya. Tak terasa putri Kaguyapun tumbuh menjadi seorang putri yang sangat cantik sampai kecantikannya menyebar sampai keseluruh negeri. Banyak orang-orang dari kalangan berada sampai pejabat kerajaan ingin mempersunting putri Kaguya, akan tetapi putri Kaguya tidak tertarik dengan salah satu dari pejabat itu dan berusaha untuk menolak lamaran mereka. Dan putri Kaguya pun memikirkan cara untuk menolak lamaran mereka dengan memberikan syarat untuk membawa barang-barang yang mustahil untuknya. “Siapa yang berhasil membawa barang-barang yang diinginkan putri Kaguya, maka puti Kaguya akan menerima lamaran salah satu dari mereka”. Barang-barang tersebut diantaranya adalah mangkuk suci sang Buddha, kalung yang terbuat dari bola mata naga, kipas bercahaya dan lain-lain. Para lelaki itu datang dengan membawa barang yang diminta, namun semua barang yang dibawa itu palsu karena memang barang-barang yang diminta putri Kaguya tersebut sangat mustahil ditemukan di bumi ini.

Malam bulan purnama pun akan segera datang, dan sambil memandang bulan putri Kaguya menangis dalam kesedihan. Kakek dan nenek merasa sangat khawatir dengan putri Kaguya, kenapa putri kesayangannya harus merasa sedih. Sampai akhirnya pada tanggal 8 Agustus, putri Kaguya menyampaikan perasaannya kapada kakek dan nenek. Putri mengaku bahwa sebenarnya ia berasal dari bulan dan sudah waktunya harus kembali ke bulan saat bulan purnama tiba. Putri Kaguya sedih karena harus meninggalkan kakek dan nenek yang dicintainya. Karena tidak mau kehilangan putri Kaguya, maka kakek dan nenek berusaha untuk mempertahankan putri Kaguya, dan saat sang putri dijemput oleh utusan bulan untuk kembali ke bulan, usahanya pun itu sia-sia. Akhirnya putri Kaguya pergi menuju bulan. Sebagai tanda terimakasih dan kenangan dari sang putri, ia memberi Kaguya memberi Fushi no kusuri (obat hidup kekal) kepada kakek dan nenek yang selama ini sudah merawatnya. Sayangnya, sang kekek membakar obat itu karena ia merasa meskipun bisa hidup abadi dengan meminum obat itu, tapi sang kakek tetap merasa tak ada artinya tanpa sang putri Kaguya. Dan Kakek pun membakar obat itu di atas puncak gunung tertinggi di Jepang. Gunung tempat sang kakek membakar obat itu kemudian diberi nama Fushi no yama (gunung abadi), dan gunung itu sekarang dikenal dengan nama Fujiyama.

Legenda Gunung Fuji

Gunung ini selain diidentikan dengan bunga sakuranya juga menjadi kebanggaan bagi negara Jepang. Di gunung Fuji konon menjadi tempat tinggal bagi beberapa dewa dan dewi. Karena itu tempat wisata ini dianggap keramat. Konon seorang wanita sempat dilarang keras mendaki gunung ini karena Dewi gunung Fuji akan cemburu.  Dan inilah salah satu mengapa Gunung Fuji dianggap suci.

Mendaki Gunung Fuji

Selain ada dewi Gunung Fuji juga ada makhluk yang dinamakan Sokou. Sokou si ekor empat adalah sebuah makhluk dari cerita mitologi Jepang, dan berbentuk siput setengah ular yang konon tinggal di gunung Fuji, Jepang.

Cantiknya gunung Fuji saat tak tertutup salju, dan Sokou yang konon memiliki empat buah ekor dan menyebarkan gas beracun disekitar tubuhnya. Awalnya, Sokou adalah ayam jantan dan ular yang menjalin kasih. Namun akibat pengaruh udara dan racun di pegunungan, kedua hewan itu menyatu dan menjadi besar. Karena berbahaya, seorang ahli ilmu iblis bernama Yamazaki Ishiro mengurung Sokou tersebut ke dalam alat dewa Kandang Bulan Berjaring di dasar gunung Fuji, Jepang. Sampai saat ini masih ada masyarakat Jepang yang beranggapan bahwa letusan di gunung Fuji disebabkan oleh dengkuran Sokou ketika sedang tidur.

Konon di sana juga banyak dihuni oleh dewa dan dewi bahkan makhluk penunggu seperti Sokou. Dan orang Jepang sangat menghargai keberadaan makhluk-makhluk seperti itu maka dari itu mereka sangat menghargai dan menjaga gunung Fuji.

Misteri Gunung Fujiyama

Selain dari kisah dan legenda tersebut, Gunung Fujiyama juga menyimpan sebuah misteri yang cukup menakutkan. Hal ini karena gunung tersebut dikenal sebagai salah satu lokasi favorit bagi mereka yang ingin mengakhiri hidupnya atau bunuh diri. Hal ini diketahui dari data, bahwa setiap tahunnya tidak kurang dari 100 mayat ditemukan di tempat tersebut.

Misteri Gunung Fuji

Atas fenomena tersebut pemerintah dan organisasi setempat pun membuat sebuah tindakan. Antara lain dengan membuat tulisan yang mudah dibaca setiap orang yang masuk ke kawasan gunung Fujiyama. Dalam tulisan itu, berisi setiap orang dianjurkan untuk berpikir dengan jernih sebelum memutuskan untuk mengakhiri hidupnya di gunung Fujiyama tersebut. Mengapa mereka berencana mengakhiri hidupnya disana. Sebuah misteri yang belum terjawab hingga sekarang.

Gunung Fuji menjadi Tempat Sakral di Jepang

Tampilan Gunung Fuji memang mampu mempesona banyak orang karena dan dengan bentuknya yang simetris dan puncaknya berselimut salju yang terlihat begitu indah. Pada tahun 2013 dinobatkan sebagai salah satu situs warisan dunia dan menjadi destinasi wisata sepiritual yang sangat populer bahkan di kalangan masyarakat maupun wisatawan mancanegara.

Gunung Fuji dianggap sakral oleh masyarakat Jepang sejak zaman dahulu kala. Mereka melakukan ziarah dengan cara mendaki gunung ini. Dan menariknya gunung ini ternyata juga menjadi pusat persembahan di Jepang. Gunung Fuji sangat penting di mata masyarakat Jepang, karena tak sekedar keindahannya saja namun juga secara spiritual.

Aktivitas Mendaki Gunung Fuji

Mendaki Gunung Fuji di Jepang

>> Paket Tour Jepang Paling Populer <<

Selain terkenal dengan kesakralannya Gunung Fuji juga terkenal dengan aktivitas mendakinya yang menuai banyak rasa penasaran dan sensasi mendaki yang berbeda. Bagi para wisatawan asing atau para pendaki dari segala penjuru dunia tak lengkap rasanya jika para pendaki tidak mencoba sensasi untuk mendaki gunung tertinggi di Jepang ini. Aktivitas mendaki bisa saja menyenangkan atau tidak menyenangkan khususnya bagi yang tidak terbiasa mendaki gunung. Bagi yang tidak terbiasa, maka bersiap-siaplah untuk terkena debu, sengatan sinar matahari, kedinginan, dan pastinya melelahkan. Tapi jika mengunjungi Jepang pada bulan Juli atau Agustus, mungkin akan mempertimbangkan lagi ketika mendaki Gunung Fuji sebagai bagian dari perjalanan.

  • Waktu Pendakian

Waktu terbaik untuk mendaki gunung ini ialah pada Bulan Juli dan Agustus. Pada bulan ini cuaca di sekitar gunung sangat baik untuk melakukan pendakian. Gunung ini biasanya bebas dari salju, cuaca tidak terlalu dingin, akses angkutan umum mudah, dan banyak pondok penginapan yang buka.

Kepadatan akan terjadi ketika tanggal 20 Juli hingga akhir Agustus dimana pada saat itu ialah bertepatan dengan masa hari libur sekolah. Kalian akan mengalami suasana pendakian bersama ratusan orang lainnya ramai-ramai untuk mencapai puncak gunung. Jika lebih menyukai kondisi yang lebih tenang dan tidak banyak orang, maka dapat mendaki pada awal Bulan Juli.

Beberapa pondok penginapan akan dibuka untuk beberapa hari sebelum musim pendakian resmi berlangsung atau akan tetap buka hingga Bulan September. Di luar musim pendakian resmi, pasti akan kesulitan untuk mendapatkan transportasi umum ke wilayah ini. Di luar musim pendakian, cuaca di puncak gunung dapat menjadi sangat berbahaya, karena suhu yang dibawah 0 derajat celsius, salju tebal, hingga tanah longsor.

  • Pos & Rute Pendakian

Gunung Fuji memiliki 4 rute pendakian. Masing-masing rute memiliki 10 pos/ stasiun pendakian dengan pos pendakian pertama yang berada di kaki gunung hingga pos kesepuluh yang berada di puncak gunung. Kebanyakan orang memulai pendakian mereka dari pos kelima dari masing-masing rute pendakian.

  • Musim Pendakian Gunung Fuji

Jika ingin mendaki sampai puncak gunung, hanya bisa mendaki sampai puncak pada musim panas saja. Tanggal dibukanya rute pendakian berbeda-beda tergantung dari tahun dan rute. Biasanya rute pendakian hanya dibuka selama 2 bulan saja, yaitu pada awal Juli sampai awal September.

  • Tata Krama yang Harus Diperhatikan Saat Mendaki
  1. Bawalah Pulang Sampah Anda
  2. Dilarang Merusak Lingkungan
  3. Berilah Jalan dan Dahulukan Pendaki yang Akan Naik

Puncak Gunung Fujiyama

Kegiatan yang dapat di Lakukan di Sekitar Gunung Fuji

  • Melihat Keindahan Shibazakura
    Melihat karpet bunga sakura atau yang sering disebut Shibazakura, di lereng Gunung Fuji menjadi suatu hal yang menarik ketika berada di Jepang. Berfoto dengan latar belakang 800 ribu bunga bewarna-warni tentu menjadi pengalaman yang mengesankan dan tak terlupakan. Festival Shibazakura biasanya diadakan pada pertengahan bulan April hingga awal bulan Mei.
  • Melihat Kemeriahan Festival Yabusame
    Pada bulan Mei, Kuil Fujisan Hongu Sengen Taisha mengadakan Festival Yabusame. Dalam festival dapat melihat para samurai Jepang  yang beraksi dengan busur dan panah berkeliling dengan kuda. Letak kuil yang berada di kaki Gunung Fuji membuat aksesnya mudah dan banyak yang datang khusus untuk melihat festival tahunan ini.
  • Pergi ke Oshino Hakkai
    Di Oshino Hakkai terdapat kolam bening yang sumber airnya terhubung langsung dengan air bawah tanah Gunung Fuji. Selain terkenal dengan mata air sucinya, Oshino Hakkai juga punya pesona bangunan tradisional Jepang yang masih dipertahankan. Bangunan kayu dengan atap kayu dan rumbia ini merupakan rumah asli penduduk yang dijadikan restoran, toko dan juga museum. Kita bisa menikmati makanan khas seperti biskuit atau crackers dari beras maupun mochi yang manis. Sensasi akan menjadi lebih berbeda jika bersama dengan pasangan ketika dapat menikmati keindahan alam, menyantap makanan lezat yang menggunakan air dari Gunung Fuji,  serta melihat Gunung Fuji dari kejauhan.
  • Taman Bunga Grinpa Grinpa menjadi destinasi wisata baru selain Festival Shibazakura.
    Taman Bunga ini terletak di sebelah tenggara Gunung Fuji dan sangat terkenal dengan berbagai macam festival bunga-bunga sepanjang tahunnya. Ada fetival bunga tulip di musim semi, festival bunga musim panas, dan festival bunga dahlia di musim gugur. Sepertinya kita terus-menerus ingin pergi ke sini dan menikmati keindahan bunga-bunga dengan latar belakang gunung Fuji yang indah. Aksesnya yang mudah dan banyaknya kegiatan yang bisa dilakukan di tempat ini membuat Taman Bunga Grinpa.

Fakta Menarik dari Gunung Fuji Fakta Menarik dari Gunung Fujiyama Jepang

  1. Gunung Fuji adalah salah satu gunung tertinggi di Jepang dengan tampilan bentuk kerucut yang luar biasa indah. Gunung Fuji adalah sebuah nama gunung yang terkenal tidak hanya di Jepang saja melainkan di seluruh penjuru dunia.
  2. Mempunyai ketinggian 3.776 meter, Gunung Fuji menjadi inspirasi banyak orang yang nantinya akan diabadikan untuk diambil foto, untuk bahan inspirasi melukis, atau bahkan untuk bahan penulisan seperti novel.
  3. Gunung Fuji yang juga menjadi simbol dari negara Jepang ini mempunyai sejarah erupsi yang cukup menarik. Terakhir kali gunung ini meletus dimulai pada tahun 1707 tepatnya pada bulan Desember dan berlanjut hingga awal tahun 1708.
  4. Pertama kali ada seseorang yang mendaki gunung ini adalah seorang biksu yang hingga kini tidak ada yang tahu siapa orang tersebut dan orang tersebut uniknya menyebut dirinya biksu yang tidak dikenal.
  5. Fakta unik Gunung Fuji yang lain adalah mengenai bentuk, struktur, serta lingkungan sekitar Gunung Fuji. Gunung yang juga merupakan pusat persembahan di Jepang ini mempunyai bentuk yang simetris sehingga sungguh sempurna untuk diabadikan menjadi sebuah lukisan atau gambar.
  6. Beberapa orang mengatakan bahwa gunung merapi tidak semestinya mempunyai bentuk yang simetris, namun tidak dengan Gunung Fuji.
  7. Gunung tertinggi di Jepang ini yang dikelilingi oleh 5 danau yaitu Danau Saiko, Danau Shojiko, Danau Yamanakako, Danau Motosuko, serta Danau Kawaguchiko.
  8. Gunung Fuji ini terdiri dari 3 gunung merapi yang terpisah namun saling berada di atas satu sama lain. Gunung yang terbawah adalah Gunung Komitake, diikuti oleh Gunung Kofuji, dan yang teratas adalah Gunung Fuji yang menjadi gunung termuda dari ketiga gunung tersebut. Meskipun begitu Gunung Fuji yang dikenal dengan gunung tertinggi karena posisinya yang paling atas.
  9. Gunung Fuji ini banyak ditemukan korban orang meninggal, Dan ternyata sebagian besar orang yang meninggal di Gunung ini bukan karena jatuh atau tersesat karena mendaki. Tetapi karena masih banyak orang Jepang yang bunuh diri di gunung ini, dan konon menjadi salah satu lokasi favorit untuk bunuh diri.
  10. Keindahan Gunung Fuji ini banyak bisa dilihat di banyak tempat di Kota Kofu.

Akses Menuju Gunung Fuji di Jepang

Anda dapat pergi ke Gunung Fuji dengan menggunakan kereta, bus, atau mobil. Pilihlah transportasi yang paling sesuai dengan rencana wisata Anda.

  • Kereta shinkansen adalah pilihan transportasi paling praktis untuk menuju Gunung Fuji dari Tokyo dan Osaka. Anda dapat pergi ke Gunung Fuji tanpa perlu transit atau ganti kereta jika naik salah satu dari kereta shinkansen Tokaido Line. Namun, di antaranya hanya kereta shinkansen Kodama saja yang berhenti di stasiun terdekat dari Gunung Fuji, yaitu Stasiun Shin-Fuji. Anda perlu naik bus dari Stasiun Shin-Fuji menuju ke titik awal rute pendakian. Biaya naik kereta shinkansen Kodama dari Stasiun Tokyo ke Stasiun Shin-Fuji adalah 5.070 yen (waktu perjalanan 1 jam 10 menit). Jika naik dari Stasiun Shin-Osaka ke Stasiun Shin-Fuji, Anda harus mengeluarkan biaya sebesar 11.340 yen (waktu perjalanan 2 jam 50 menit).
  • Naik Bus Ekspres Sampai 5th Station (Pemberhentian Kelima) di Kaki Gunung Fuji. Anda bisa menggunakan bus ekspres jika berangkat dari pusat Kota Tokyo. Ada beberapa bus, misalnya bus Tomei atau bus Fujikyuko yang beroperasi sampai Stasiun Kawaguchiko dan Stasiun Fujisan di kaki Gunung Fuji. Saat musim pendakian di bulan Juli dan Agustus, ada bus yang berangkat dari Shinjuku dengan rute langsung menuju 5th Station (pemberhentian kelima) di kaki Gunung Fuji. Cara ini mungkin bisa dipertimbangkan dengan menyesuaikan rute pendakian Anda. Biaya naik bus ekspres Tomei dari Shinjuku ke Kawaguchiko adalah 1.750 yen (waktu perjalanan 1 jam 45 menit). Jika naik bus Fujikyuko sampai 5th Station Gunung Fuji maka Anda harus membayar 2.700 yen sekali jalan (waktu perjalanan 2 jam 30 menit).
  • Menggunakan Mobil, Harap Perhatikan Jadwal Penertiban Lalu Lintas. Anda dapat menggunakan jalan tol Chuo Expressway jika berangkat naik mobil dari Tokyo dan Tomei Expressway jika berangkat dari Osaka. Akan tetapi, saat musim pendakian diberlakukan penertiban lalu lintas untuk melindungi ekosistem alami Gunung Fuji dan mencegah kemacetan. Akibatnya Anda mungkin tidak dapat menggunakan area parkir terdekat atau tidak bisa melanjutkan perjalanan dengan mobil. Harap berhati-hati karena saat pembatasan kendaraan diberlakukan, Anda mungkin harus membayar untuk naik shuttle bus dari area parkir mobil. Oleh karena itu, jika berencana mendaki Gunung Fuji sebaiknya Anda naik transportasi umum seperti kereta atau bus saja.

Data Gunung Fujiyama

Gunung Fuji (Fujiyama) adalah pusat keindahan yang menjadi icon Jepang dan menjadi gunung tertinggi yang terletak Prefektur Shizuoka. Gunung Fuji terletak dekat pesisir Pasifik di pusat Honshu. Fuji dikelilingi oleh tiga kota yaitu Gotemba, Fuji-Yoshida dan Fujinomiya.
  • Berlokasi di : Perbatasan Prefektur Shizuoka dan Yamanashi, Jepang
  • Ketinggian: 3.776 m
  • Ketinggian relatif: 3.776 m
  • Letusan terakhir: 16 Desember 1707
  • Puncak: 3776 m (12388 ft)
  • Wilayah: Asia
  • Peta topografi: Otoritas Informasi Geospasial Jepang 25000:1 富士山; 50000:1 富士山

Leave a Comment

You may also like

Hot News

Hubungi Kami via WhatsApp