Table of Contents
Paket Tour ke Jepang 5 Hari 4 Malam Juli / Musim Panas (Summer)
Paket Tour ke Jepang 5 Hari 4 Malam Juli / Musim Panas (Summer) - Pada bulan Juli nanti merupakan moment yang paling di tunggu-tunggu karena terdapat libur sekolah. Banyak sekali yang ingin menggunakan waktu tersebut untuk berlibur dengan paket tour ke Jepang musim panas. Dan liburan ini sangat tepat untuk mengajak anak untuk liburan bersama.
Maka dari itu, kami team TripJepang.co.id membuat sebuah paket tour ke Jepang pada bulan Juli selama paket tour jepang 5D4N dengan biaya yang terjangkau. Lebih baik segera booking saja karena biasanya mendekati bulan Juli akan mengalami kenaikan dari segi tiket pesawat. Jadikan rencana liburan anda bersama kami ^_^ Untuk paket yang lebih lengkap, silakan kunjungi Paket Tour Jepang Juli.
Nikmati pesona magis Jepang di musim panas melalui Paket Tour Jepang 5 Hari 4 Malam Juli. Perjalanan ini dirancang khusus untuk membawa Anda merasakan harmoni antara modernitas Tokyo yang berkilauan, kesakralan tradisi di Kyoto, dan kelezatan kuliner tiada tanding di Osaka.
Bulan Juli adalah waktu yang istimewa di Jepang. Selain cuaca yang hangat dan ceria, Anda berkesempatan menyaksikan salah satu festival tertua dan terbesar di dunia, Gion Matsuri. Bersiaplah untuk menciptakan kenangan indah yang akan bertahan seumur hidup.
Itinerary Perjalanan (5 Hari 4 Malam)
Hari Ke-1: Kedatangan di Tokyo – Relaksasi & Eksplorasi Shibuya
Hari pertama difokuskan pada pemulihan setelah penerbangan dan pengenalan ringan terhadap denyut nadi kota Tokyo.
| Slot Waktu | Jenis Aktivitas | Detail Kegiatan | Catatan Penting |
| 15:00–16:15 | Transportasi | Tiba di Bandara Haneda, transfer menuju Shibuya via kereta/limousine bus. | Gunakan kartu Suica/Pasmo untuk kemudahan kereta lokal. |
| 16:15–16:30 | Akomodasi | Check-in di Shibuya Excel Hotel Tokyu. | Lokasi sangat strategis, tepat di jantung Shibuya. |
| 16:30–17:50 | Kunjungan Wisata | Meiji Shrine: Menikmati ketenangan hutan kota dan arsitektur kuil Shinto yang megah. | Kenakan alas kaki nyaman karena jalur pejalan kaki berbatu halus. |
| 17:50–18:30 | Eksplorasi | Shibuya Crossing: Menyaksikan fenomena penyeberangan tersibuk di dunia. | Foto terbaik bisa diambil dari lantai atas Starbucks atau gedung Shibuya Sky. |
| 18:30–19:30 | Kuliner | Makan malam di Ichiran Shibuya (Spesialisasi Ramen Tonkotsu). | Siapkan diri untuk antrean, namun rasa yang didapat sangat sepadan. |
Hari Ke-2: Tokyo ke Osaka – Jejak Sejarah & Gerbang Merah
Perjalanan lintas kota dimulai dengan menaiki Shinkansen menuju wilayah Kansai yang penuh warna.
| Slot Waktu | Jenis Aktivitas | Detail Kegiatan | Catatan Penting |
| 07:30–09:00 | Kunjungan Wisata | Senso-ji Temple & Nakamise: Kuil Buddha tertua dan pusat belanja suvenir tradisional. | Cobalah jajanan khas Age-manju di sepanjang jalan Nakamise. |
| 09:30–12:20 | Transportasi | Perjalanan menuju Osaka menggunakan Shinkansen Nozomi. | Kursi di sisi kanan (baris E) menawarkan pemandangan Gunung Fuji jika cuaca cerah. |
| 12:35–15:00 | Kunjungan Wisata | Fushimi Inari Taisha: Menelusuri ribuan gerbang torii merah yang ikonik. | Jalur ini menanjak, pastikan kondisi fisik dalam keadaan fit. |
| 15:00–16:00 | Akomodasi | Check-in di Hotel Keihan Universal Tower, Osaka. | Area ini sangat dinamis dan dekat dengan stasiun kereta utama. |
| 18:30–20:00 | Kuliner | Makan malam di Ajinoya Dotonbori (Okonomiyaki khas Osaka). | Menikmati atraksi memasak langsung di depan meja Anda. |
Hari Ke-3: Eksplorasi Kyoto – Alam, Sejarah & Gion Matsuri
Hari ini didedikasikan sepenuhnya untuk Kyoto, kota yang menjadi rumah bagi warisan budaya dunia.
| Slot Waktu | Jenis Aktivitas | Detail Kegiatan | Catatan Penting |
| 08:30–10:30 | Kunjungan Wisata | Arashiyama Bamboo Grove: Hutan bambu yang memberikan ketenangan alami. | Datanglah lebih awal untuk mendapatkan foto tanpa kerumunan turis. |
| 11:00–12:00 | Kunjungan Wisata | Kinkaku-ji (Golden Pavilion): Mengagumi paviliun yang dilapisi emas murni. | Pantulan bangunan di atas danau adalah pemandangan yang wajib diabadikan. |
| 12:00–13:00 | Kuliner | Makan siang tradisional Obanzai Ryori di Kiyamachi. | Hidangan sehat berbahan dasar sayuran lokal musiman Kyoto. |
| 13:30–15:00 | Budaya | Gion District: Kawasan tradisional tempat berlangsungnya Gion Matsuri. | Anda bisa melihat kereta hias raksasa yang sedang dipersiapkan untuk puncak festival. |
| 18:30–20:00 | Kuliner | Makan malam di Kyoto Gyoza enen Gion Honten. | Restoran gyoza populer dengan rating tinggi dan suasana yang hangat. |
Hari Ke-4: Kyoto ke Tokyo – Pasar Tradisional & Odaiba Futuristik
Kembali ke Tokyo untuk menikmati sisi modern Jepang setelah puas dengan sisi tradisionalnya.
| Slot Waktu | Jenis Aktivitas | Detail Kegiatan | Catatan Penting |
| 09:00–10:30 | Kunjungan Wisata | Nishiki Market: Wisata belanja dan kuliner di "Dapur Kyoto". | Tempat terbaik untuk membeli bumbu autentik dan peralatan dapur Jepang. |
| 11:00–13:30 | Transportasi | Perjalanan kembali ke Tokyo menggunakan Shinkansen. | Manfaatkan waktu untuk mencoba Ekiben (bekal makan siang khas stasiun). |
| 15:30–17:30 | Kunjungan Wisata | Odaiba: Menjelajahi pulau buatan dengan patung Gundam dan pemandangan teluk. | Cobalah menaiki kereta otomatis Yurikamome untuk pemandangan terbaik. |
| 18:00–19:30 | Belanja | Belanja oleh-oleh di Don Quijote Shibuya. | Toko serba ada paling lengkap untuk mencari kitkat unik hingga kosmetik. |
Hari Ke-5: Kepulangan ke Jakarta
Waktu bebas sejenak sebelum menuju bandara untuk kembali ke tanah air.
| Slot Waktu | Jenis Aktivitas | Detail Kegiatan | Catatan Penting |
| 08:00–09:00 | Kuliner | Sarapan pagi santai di kafe lokal sekitar Shinagawa. | Nikmati kopi dan roti panggang ala Jepang yang lezat. |
| 10:00–10:20 | Transportasi | Menuju Bandara Haneda via Keikyu Line. | Hanya memerlukan waktu sekitar 20 menit dari stasiun Shinagawa. |
| 14:00–21:00 | Penerbangan | Penerbangan non-stop dari Tokyo (Haneda) menuju Jakarta. | Sampai di Jakarta pada malam hari waktu setempat. |
Panduan Esensial: Jepang di Bulan Juli
Bulan Juli adalah waktu di mana Jepang tampil paling "hidup". Meskipun cuaca cukup menantang, atmosfer festival dan kulinernya memberikan pengalaman yang tidak akan Anda dapatkan di musim lain.
Cuaca & Persiapan Fisik
Juli adalah puncak musim panas (Natsu).
- Suhu: Berkisar antara 25°C hingga 33°C. Kelembapan tinggi membuat udara terasa lebih menyengat.
- Kondisi: Musim hujan (Tsuyu) biasanya berakhir di awal Juli, digantikan oleh matahari terik dan sesekali hujan badai singkat di sore hari.
- Starter Pack: Pakaian bahan linen/katun, kacamata hitam, payung lipat (UV protection), dan handuk kecil untuk menyeka keringat.
Kuliner: Penawar Panas Musim Panas
Jangan lewatkan menu musiman yang dirancang khusus untuk mendinginkan suhu tubuh:
- Nagashi Somen: Mie tipis yang meluncur di batang bambu berisi air es. Seru dan menyegarkan!
- Unagi (Belut): Menu wajib Juli untuk stamina. Cobalah di kawasan Narita atau Asakusa.
- Kakigōri: Es serut selembut salju dengan sirup premium. Cari kedai dengan tanda bendera putih bertuliskan huruf kanji merah (氷 - Koori).
- Rei-Shabu: Salad daging babi/sapi iris tipis yang disajikan dingin dengan saus wijen.
Festival Budaya (Matsuri)
Jika jadwal Anda tepat, pastikan mampir ke salah satu perayaan raksasa ini:
- Gion Matsuri (Kyoto): Puncaknya 17 Juli. Parade kereta hias raksasa yang sangat ikonik.
- Tenjin Matsuri (Osaka): Tanggal 24–25 Juli. Menampilkan prosesi sungai dengan ribuan kembang api.
- Tanabata Matsuri: Dirayakan setiap 7 Juli. Anda bisa menulis harapan di kertas warna-warni dan menggantungnya di pohon bambu.
Belanja Souvenir: Kurasi Juli
Selain oleh-oleh standar, berikut barang yang wajib masuk koper Anda:
| Lokasi | Jenis Souvenir | Keunikan |
| Tokyo (Shibuya) | Cooling Goods | Plester pendingin badan, fan portable, dan semprotan baju instan di Loft atau Tokyu Hands. |
| Kyoto (Nishiki) | Matcha & Tea | Bubuk matcha grade premium dan set alat minum teh. |
| Asakusa | Yukata & Uchiwa | Baju musim panas santai dan kipas tangan tradisional dengan motif lukisan Jepang. |
| Global | Snack Musiman | KitKat atau Pocky edisi terbatas rasa buah musim panas (seperti melon atau peach). |
Tips Pro untuk Itinerary 5D4N
- Hidrasi adalah Kunci: Manfaatkan vending machine yang ada di setiap sudut jalan untuk membeli minuman isotonik seperti Pocari Sweat atau teh hijau dingin.
- Strategi Indoor: Lakukan aktivitas belanja atau museum di siang bolong (12:00 - 15:00) untuk menghindari serangan panas, lalu keluar ke kuil atau festival saat sore menjelang malam.
- Gunakan Coin Locker: Jangan menyeret koper di tengah kerumunan festival. Gunakan loker di stasiun besar agar pergerakan Anda lebih lincah.
Deskripsi Destinasi Wisata Utama
Meiji Shrine (Tokyo)
Tersembunyi di tengah hiruk-pikuk Shibuya, Meiji Shrine adalah kuil Shinto yang tenang dan dikelilingi hutan kota seluas 70 hektar. Kuil ini didedikasikan untuk Kaisar Meiji dan Permaisurinya, simbol modernisasi Jepang pada akhir abad ke-19. Pengunjung bisa menulis doa di ema (papan kayu) atau menyaksikan upacara pernikahan tradisional Shinto yang sering digelar di sini. Suasana damai, aroma kayu cedar, dan gemericik air suci menciptakan pengalaman spiritual yang kontras dengan kehidupan metropolitan di sekitarnya.
Senso-ji Temple (Tokyo)
Sebagai kuil Buddha tertua di Tokyo, Senso-ji di Asakusa menjadi ikon budaya yang ramai dikunjungi sejak abad ke-7. Gerbang megah Kaminarimon dengan lentera merah raksasa menjadi pintu masuk menuju jalan Nakamise-dori yang penuh pedagang suvenir dan camilan tradisional. Arsitektur kuil yang megah dengan langit-langit emas dan patung dewa pelindung mencerminkan kejayaan Edo era. Meski sangat populer di kalangan turis, kuil ini tetap menjaga kesakralan dan ketenangan bagi para peziarah.
Untuk penjelasan detail mengenai Kuil Sensoji di Asakusa silakan kunjungi Asakusa Kanon Temple (Sensoji) Jepang, Kuil Tertua dan Megah di Asakusa.
Fushimi Inari Taisha (Kyoto)
Kuil Shinto ini terkenal di seluruh dunia berkat ribuan torii merah menyala yang membentuk jalur menanjak di lereng Gunung Inari. Didedikasikan untuk Inari, dewa padi dan perdagangan, kuil ini menjadi favorit pebisnis yang datang berdoa untuk kemakmuran. Jalur pendakian sepanjang 4 km bisa ditempuh sebagian atau seluruhnya, dengan pemandangan alam, kuil kecil, dan patung rubah suci di sepanjang jalan. Kunjungan pagi hari sangat disarankan untuk menghindari keramaian dan menikmati cahaya lembut yang menembus celah-celah torii.
Sebelum ke sana cari tau semua hal tentang Fushimi Inari Taisha di Kuil Fushimi Inari, Persembahan untuk Dewa Padi Shinto.
Arashiyama Bamboo Grove (Kyoto)
Hutan bambu setinggi 30 meter di Arashiyama menciptakan koridor alami yang memukau, seolah membawa pengunjung ke dunia lain. Suara angin yang berdesir di antara batang bambu memberikan efek meditatif yang menenangkan jiwa. Lokasi ini berada di pinggiran barat Kyoto dan mudah dikombinasikan dengan atraksi lain seperti Jembatan Togetsukyo dan kuil Tenryu-ji. Meski gratis dan buka 24 jam, waktu terbaik untuk berkunjung adalah pagi buta sebelum rombongan turis tiba.
Kinkaku-ji (Golden Pavilion, Kyoto)
Kinkaku-ji adalah kuil Zen yang seluruh lantai atasnya dilapisi emas murni, memantulkan cahaya matahari di atas permukaan danau buatan. Awalnya dibangun sebagai vila pensiunan shogun Ashikaga Yoshimitsu pada abad ke-14, lalu diubah menjadi kuil setelah kematiannya. Bangunan tiga lantai ini menggabungkan tiga gaya arsitektur berbeda—Shinden, Bukke, dan Zen—yang melambangkan harmoni estetika Jepang. Terdaftar sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO, Kinkaku-ji menjadi simbol kemegahan budaya Muromachi.
Gion District (Kyoto)
Gion adalah kawasan geisha tradisional yang masih mempertahankan rumah-rumah kayu bergaya machiya dari era Edo. Di siang hari, jalanan berbatu dan lentera kertas memberi nuansa nostalgia; di malam hari, Anda mungkin beruntung melihat geiko (sebutan geisha di Kyoto) berjalan cepat ke pertemuan. Selama Juli, Gion menjadi pusat perayaan Gion Matsuri, dengan dekorasi kereta hias dan suasana festival yang meriah. Kawasan ini juga dipenuhi restoran kaiseki, toko teh, dan butik kerajinan tangan yang autentik.
Mau ketemu Geisha saat mengunjungi Gion, baca dulu artikel ini Gion Jepang, Distrik Penuh Hiburan dan Geisha di Kyoto.
Nishiki Market (Kyoto)
Dijuluki “Dapur Kyoto”, Nishiki Market adalah pasar covered sepanjang 400 meter yang telah beroperasi selama lebih dari 400 tahun. Lebih dari 100 kios menjual segala sesuatu mulai dari acar sayur, tahu segar, ikan kering, hingga camilan matcha dan peralatan masak tradisional. Banyak penjual menawarkan tester gratis, menjadikannya surga kuliner untuk pecinta makanan otentik. Pasar ini tidak hanya tempat belanja, tapi juga jendela ke kehidupan kuliner sehari-hari warga Kyoto.
Odaiba (Tokyo)
Odaiba adalah pulau buatan di Teluk Tokyo yang menggabungkan teknologi futuristik, hiburan keluarga, dan pemandangan ikonik Gunung Fuji (jika cuaca cerah). Di sini Anda bisa melihat replika Patung Liberty, gedung Fuji TV berbentuk unik, dan patung Gundam yang berubah pose setiap hari. Area tepi laut seperti Daiba Seaside Park cocok untuk jalan santai, sementara pusat perbelanjaan seperti DiverCity menawarkan toko anime dan restoran inovatif. Odaiba mudah dijangkau via kereta Yurikamome yang menawarkan pemandangan spektakuler teluk selama perjalanan.
Di Odaiba ada apa aja sih? Lihat di Odaiba Jepang, Tempat Wisata Baru yang Memanjakan Mata.
Pre-Trip Preparation & Recommendations
- Booking Wajib:
- Penerbangan internasional (Jakarta–Tokyo pp)
- Tiket Shinkansen (terutama Nozomi) atau aktifkan JR Pass 7 hari jika ingin lebih fleksibel
- Reservasi restoran populer (Ichiran, Ajinoya, Kyoto Gyoza enen)
- Dokumen:
- Paspor (masih berlaku >6 bulan)
- Visa (cek kebutuhan visa bagi WNI – saat ini bebas visa hingga 15 hari)
- Asuransi perjalanan internasional
- Pakaian & Perlengkapan:
- Pakaian ringan dan bernapas (Juli: 25–32°C, lembap)
- Payung lipat atau jas hujan ringan (musim hujan pendek)
- Alas kaki nyaman (untuk banyak berjalan)
- Adapter listrik (tipe A/B, 100V)
- Kantong kecil untuk uang tunai (banyak tempat tidak terima kartu)
- Tips Tambahan:
- Unduh aplikasi navigasi: Google Maps (offline mode), Japan Travel by Navitime
- Bawa botol minum isi ulang (banyak tempat isi air gratis)
- Hormati budaya: jangan makan sambil berjalan, antri dengan tertib, angguk saat ucapan terima kasih
- Manfaatkan konter informasi turis di bandara/stasiun besar
Open Trip Tour ke Jepang 5 Hari 4 Malam Juli / Musim Panas (Summer)
Open Trip bisa menjadi pilihan anda yang suka berpetualang dan berjalan-jalan ke Jepang. Paket Open Trip ini anda bisa bergabung dengan traveller yang lain. Yang tentunya akan menambahi keseruan berlibur anda. Karena selain bertemu dengan teman yang baru dengan open trip kita juga mendapatkan harga tiket yang yang lebih terjangkau.
Untuk Informasi Open Trip Terbaru Hubungi Kontak Kami (Area Indonesia)
-Seat Terbatas....Segera amankan seat anda, Hubungi Kami Sekarang Juga-*Harga dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti update terbaru
Private Tour ke Jepang 5 Hari 4 Malam Juli / Musim Panas (Summer)
Private Tour bisa menjadi pilihan anda karena jadwal perjalanan bisa anda sesuaikan sendiri dan perjalananpun akan menjadi lebih enjoy, leluasa dan tentunya fleksibel . Paket ini dirancang khusus untuk anda dan tidak bergabung dengan peserta lain. Ketenangan dan Kenyamanan perjalananpun maksimal selama anda berwisata di Jepang.
Jika anda ingin menggunakan Private Tour dengan perencanaan yang dapat disesuaikan dengan keinginan dan jadwal perjalanan anda lebih lengkap Klik Private Tour ke Jepang
Sewa Mobil Tour ke Jepang 5 Hari 4 Malam Juli / Musim Panas (Summer)
Anda sedang berlibur ke Jepang bersama keluarga atau rombongan? jangan khawatir dengan transportasinya. Disini kami menyediakan kemudahan untuk anda. Kami menyediakan sewa mobil di Jepang bagi Anda, dengan berbagai pilihan dan kebutuhan serta banyaknya peserta. Kami juga menyediakan beranekaragam jenis sewa mobil di Jepang dengan sopir. Mudah dan tidak repot bukan?.
Jika anda ingin Paket trip Sewa Mobil dengan sopir Klik Sewa Mobil di Jepang dengan Sopir Beserta Biaya


