Table of Contents
Paket Tour Ke Jepang 4 Hari 3 Malam Juli / Musim Panas (Summer)
Paket Tour Ke Jepang 4 Hari 3 Malam Juli / Musim Panas (Summer) - Musim panas di Jepang bisa dikatakan sebagai musim liburan. Karena musim panas memang bertepatan dengan liburan anak sekolah di Jepang. Tak heran, jika di event Paket Tour Jepang musim panas banyak diburu. Bahkan tak hanya warga lokal dari manca negara pun banyak yang berlibur ke Jepang. Maka kami dari TripJepang.co.id menyediakan Paket Tour Ke Jepang 4 Hari 3 Malam Juli / Musim Panas (Summer) yang akan mengajak anda untuk berkeliling destinasi wisata menarik di Jepang saat musim panas.
Untuk paket yang lebih lengkap, silakan kunjungi Paket Tour Jepang Juli.
Nikmati perpaduan sempurna antara kemegahan metropolis Tokyo dan keanggunan tradisi klasik di Kyoto. Paket perjalanan ini dirancang khusus untuk Anda yang ingin merasakan esensi terbaik Jepang dalam waktu singkat namun tetap berkesan. Dari hutan bambu yang magis hingga gemerlap menara tertinggi di dunia, setiap detiknya akan menjadi cerita yang tak terlupakan.
Trip Overview
- Total Durasi Perjalanan: 4 Hari 3 Malam
- Destinasi Utama:
- Tokyo: Meiji Shrine, Harajuku, Senso-ji Temple, Asakusa, Tokyo Skytree.
- Kyoto: Arashiyama (Bamboo Grove & Tenryu-ji), Gion District, Nishiki Market, Fushimi Inari Shrine.
- Transportasi Antar Kota: Shinkansen Nozomi (Tokyo – Kyoto) & Penerbangan Internasional.
- Estimasi Total Budget: ~IDR 12.200.000 per orang (Termasuk tiket pesawat PP, hotel, makan, dan transportasi lokal).
Daily Detailed Itinerary
Hari Pertama: Kedatangan di Tokyo – Suasana Shinjuku
Setibanya di Bandara Narita, perjalanan dimulai dengan menuju jantung kota Tokyo menggunakan kereta cepat N'EX. Setelah check-in di area Shinjuku yang strategis, Anda akan diajak merasakan atmosfer lokal di Omoide Yokocho, sebuah lorong legendaris yang terkenal dengan kuliner yakitori dan ramennya yang autentik.
| Waktu | Aktivitas | Detail | Estimasi Biaya |
| 16:30 | Kedatangan | Tiba di Narita, proses imigrasi & bagasi. | Gratis |
| 17:10 | Transportasi | Naik JR Narita Express (N'EX) menuju Shinjuku. | JPY 3.000 |
| 18:30 | Makan Malam | Kuliner malam di Omoide Yokocho (Shinjuku). | JPY 1.500–3.000 |
| 19:30 | Eksplorasi | Jalan santai di Kabukicho & area Shinjuku. | Gratis |
Bermalam di: Granbell Hotel Shinjuku.
Hari Kedua: Eksplorasi Tokyo – Dari Tradisi ke Modernitas
Hari ini adalah perjalanan melintasi waktu. Dimulai dari ketenangan hutan kota di Meiji Shrine, berlanjut ke budaya pop remaja di Harajuku, hingga mengunjungi kuil tertua Senso-ji di Asakusa. Hari ditutup dengan pemandangan 360 derajat kota Tokyo dari ketinggian Tokyo Skytree.
| Waktu | Aktivitas | Detail | Estimasi Biaya |
| 08:20 | Atraksi | Kunjungan ke Meiji Shrine yang tenang. | Gratis |
| 10:00 | Atraksi | Eksplorasi Takeshita Street, Harajuku. | Gratis |
| 12:50 | Atraksi | Senso-ji Temple & belanja di Nakamise-dori. | Gratis |
| 15:05 | Atraksi | Menikmati pemandangan dari Tokyo Skytree. | JPY 2.100 |
| 16:05 | Makan Malam | Kuliner di Solamachi Dining Area. | JPY 1.500–3.000 |
Bermalam di: Granbell Hotel Shinjuku.
Hari Tertiga: Perjalanan ke Kyoto – Keindahan Klasik Jepang
Meninggalkan Tokyo menuju Kyoto menggunakan Shinkansen yang super cepat. Di Kyoto, Anda akan disambut oleh rimbunnya hutan bambu Arashiyama dan jembatan ikonik Togetsukyo. Sore harinya, nikmati suasana magis di distrik Gion, tempat di mana tradisi geisha masih terjaga dengan sangat baik.
| Waktu | Aktivitas | Detail | Estimasi Biaya |
| 08:00 | Transportasi | Shinkansen Nozomi dari Tokyo ke Kyoto. | JPY 13.000 |
| 11:20 | Atraksi | Eksplorasi Arashiyama Bamboo Grove. | Gratis |
| 12:20 | Atraksi | Mengunjungi Kuil Zen Tenryu-ji. | JPY 1.300 |
| 15:20 | Atraksi | Berjalan di kawasan kuno Gion District. | Gratis |
| 16:50 | Makan Malam | Makan malam tradisional di Izakaya area Gion. | JPY 3.000 |
Bermalam di: Hotel Gran M's Kyoto.
Hari Keempat: "Dapur Kyoto" & Ribuan Gerbang Merah
Sebelum kembali ke tanah air, habiskan waktu dengan mencicipi camilan khas di "Dapur Kyoto", Nishiki Market. Perjalanan diakhiri dengan kunjungan ke Fushimi Inari Taisha yang ikonik dengan ribuan gerbang torii merahnya yang mendaki gunung, sebelum menuju Bandara Kansai (Osaka).
| Waktu | Aktivitas | Detail | Estimasi Biaya |
| 08:05 | Atraksi | Belanja & kuliner di Nishiki Market. | Gratis |
| 10:35 | Atraksi | Foto di ribuan gerbang Fushimi Inari Taisha. | Gratis |
| 13:05 | Transportasi | Kereta JR Haruka menuju Bandara Kansai (KIX). | JPY 1.500 |
| 17:00 | Kepulangan | Penerbangan kembali ke Jakarta (Garuda Indonesia). | - |
Panduan Wisata Jepang Juli : Tips Cuaca, Festival, hingga Kuliner
Merencanakan liburan ke Jepang pada bulan Juli adalah pilihan tepat bagi Anda pecinta festival budaya dan kemeriahan musim panas. Meskipun matahari bersinar terik, energi Jepang di bulan ini sangat luar biasa dengan berbagai perayaan besar yang tak boleh dilewatkan. Berikut adalah segala hal yang perlu Anda ketahui tentang Jepang di bulan Juli.
1. Cuaca & Musim: Puncak Musim Panas yang Cerah
Juli menandai puncak musim panas di Jepang dengan karakter cuaca yang panas dan lembap. Ini adalah waktu di mana langit seringkali terlihat biru bersih, terutama setelah berakhirnya musim hujan (Tsuyu).
- Suhu Udara: Di Tokyo, suhu rata-rata bergerak di angka 22°C–29°C. Sementara itu, wilayah Kyoto dan Osaka cenderung lebih menyengat dengan suhu yang bisa menyentuh 32°C–33°C.
- Waktu Terbaik: Paruh kedua bulan Juli biasanya lebih kering dan cerah, menjadikannya momen ideal untuk eksplorasi alam dan aktivitas luar ruangan.
2. Festival Budaya: Kemeriahan yang Melegenda
Juli adalah "bulannya festival" di Jepang. Jika Anda beruntung, Anda bisa menyaksikan parade kolosal yang hanya ada setahun sekali:
- Gion Matsuri (Kyoto): Menjadi festival paling ikonik di Jepang. Sepanjang bulan Juli, Kyoto akan dipenuhi suasana perayaan, dengan puncaknya pada 17 Juli saat parade kereta hias raksasa (Yamaboko Junko) memenuhi jalanan kota.
- Tenjin Matsuri (Osaka): Diadakan pada 24–25 Juli, festival ini menawarkan pemandangan spektakuler berupa prosesi di darat dan sungai yang diakhiri dengan pertunjukan kembang api yang megah.
- Sumida River Fireworks Festival (Tokyo): Di penghujung bulan (biasanya 25 Juli), langit Tokyo akan dihiasi ribuan kembang api dalam salah satu festival kembang api tertua dan terbesar di Jepang.
3. Kuliner Musim Panas: Segar & Berenergi
Masyarakat Jepang memiliki cara unik untuk melawan hawa panas, salah satunya melalui makanan khas musim panas yang menggugah selera:
- Unagi (Belut): Hidangan wajib yang dipercaya dapat menambah stamina untuk menghadapi panasnya matahari.
- Mie Dingin (Hiyashi Chuka & Zaru Soba): Mie yang disajikan dingin dengan saus segar, memberikan sensasi sejuk di tengah hari yang terik.
- Kakigori: Es serut legendaris dengan aneka sirup mulai dari buah segar hingga matcha—camilan paling dicari saat musim panas.
- Ayu (Ikan Sweetfish): Ikan air tawar musiman yang biasanya dipanggang dengan garam, memberikan cita rasa gurih yang khas.
4. Destinasi Belanja Suvenir Terbaik
Jangan pulang tanpa membawa kenangan. Berikut adalah titik belanja terbaik di dua kota utama:
- Tokyo: * Asakusa (Nakamise-dori): Untuk suvenir tradisional dan camilan jadul.
- Akihabara: Surga bagi pecinta elektronik, game, dan anime.
- Ginza: Tempat berburu barang branded dan kerajinan tangan mewah.
- Don Quijote: Toko serba ada untuk oleh-oleh murah dan unik dalam jumlah banyak.
- Kyoto:
- Nishiki Market: Tempat mencari teh matcha premium dan peralatan masak.
- Gion & Kyoto Station: Area terbaik untuk membeli kerajinan tangan tradisional seperti kipas lipat dan yukata (kimono musim panas).
Destinasi Wisata Utama
Pesona Wisata Kota Tokyo
1. Meiji Jingu: Oase Spiritual di Jantung Kota
Meiji Jingu merupakan kuil Shinto megah yang didedikasikan untuk menghormati Kaisar Meiji dan Permaisuri Shoken. Terletak di tengah hutan kota seluas 70 hektar, kuil ini menawarkan ketenangan yang kontras dengan hiruk-pikuk Tokyo di sekitarnya. Gerbang torii kayu raksasa dan arsitektur klasiknya mencerminkan keagungan sejarah Jepang modern. Tempat ini tidak hanya menjadi destinasi ziarah, tetapi juga lokasi populer untuk menyaksikan prosesi pernikahan tradisional Shinto.
2. Asakusa & Kuil Senso-ji: Jejak Klasik Zaman Edo Sebagai kuil Buddha tertua di Tokyo yang berdiri sejak tahun 628 Masehi, Senso-ji adalah simbol spiritualitas yang tak lekang oleh waktu. Pengunjung akan disambut oleh Gerbang Kaminarimon yang ikonik sebelum menyusuri Nakamise-dori, jalan belanja kuno yang menjajakan camilan lokal dan suvenir autentik. Perpaduan antara ritual sakral di aula utama dan keramaian khas pasar tradisional memberikan gambaran nyata tentang identitas budaya Tokyo yang tetap terjaga.
Untuk penjelasan detail mengenai Kuil Sensoji di Asakusa silakan kunjungi Asakusa Kanon Temple (Sensoji) Jepang, Kuil Tertua dan Megah di Asakusa.
3. Tokyo Skytree: Menara Pandang Tertinggi di Jepang
Mendominasi cakrawala distrik Sumida, Tokyo Skytree menjulang setinggi 634 meter sebagai struktur bebas tertinggi kedua di dunia. Menara siaran ini menawarkan dek observasi dengan panorama 360 derajat yang memukau, memperlihatkan bentang kota metropolitan hingga Gunung Fuji. Desainnya secara apik menggabungkan estetika tradisional Jepang dengan teknologi mutakhir tahan gempa. Di kaki menara, pengunjung dapat menikmati fasilitas hiburan, belanja, dan kuliner lengkap di Tokyo Skytree Town.
Masih banyak hal menarik lainnya dari Tokyo Tower Skytree dan selengkapnya hanya di Tokyo Tower Sky Tree, Primadona Pencakar Langit di Tokyo Jepang.
4. Takeshita Street: Pusat Tren dan Budaya Pop Harajuku
Takeshita Street adalah gang sepanjang 400 meter yang menjadi jantung kreativitas dan budaya remaja Jepang. Terkenal sebagai tempat lahirnya tren fashion eksentrik seperti gaya Harajuku dan Lolita, area ini dipenuhi butik trendi serta kafe-kafe unik. Pengunjung dapat mencicipi jajanan viral seperti crepes manis dan gulali pelangi sambil merasakan energi muda Tokyo yang dinamis. Suasana penuh warna di sini menjadikannya destinasi yang wajib dikunjungi bagi para pencinta budaya populer.
Baca sejarah Harajuku Jepang di Harajuku Jepang, Pesona Beragam Kebudayaan di Tokyo.
5. Odaiba: Distrik Futuristik di Tepi Laut
Terletak di sebuah pulau buatan di Teluk Tokyo, Odaiba adalah kawasan hiburan masa depan yang menawarkan pengalaman belanja dan rekreasi modern. Landmark ikonik seperti patung Gundam raksasa, replika Patung Liberty, hingga gedung Fuji TV yang unik menghiasi pemandangan distrik ini. Selain pusat perbelanjaan megah seperti DiverCity, Odaiba juga dikenal dengan pemandangan romantis Jembatan Rainbow saat malam hari. Lokasi ini sangat ideal bagi keluarga yang mencari atraksi tematik dan suasana tepi laut yang menyegarkan.
Di Odaiba ada apa aja sih? Lihat di Odaiba Jepang, Tempat Wisata Baru yang Memanjakan Mata.
6. Ueno Park: Pusat Budaya dan Rekreasi Keluarga
Dibuka sejak tahun 1873, Ueno Park merupakan salah satu taman publik tertua dan terluas di Jepang yang menyimpan kekayaan sejarah. Taman ini menjadi rumah bagi berbagai institusi penting, termasuk Museum Nasional Tokyo, Kebun Binatang Ueno, serta beberapa kuil kuno. Saat musim semi, Danau Shinobazu di area ini bertransformasi menjadi spot terbaik untuk menikmati bunga sakura yang bermekaran. Keasrian alam dan suasana tenangnya menjadikan Ueno Park tempat favorit untuk melepas lelah setelah seharian mengeksplorasi kota.
Sebelum ke sana cari tau semua hal tentang Ueno Park di Ueno Park Tokyo: Perpaduan Antara Taman, Seni, dan Budaya Khas Jepang.
Keanggunan Tradisi Kota Kyoto
1. Kiyomizu-dera: Kuil Air Suci di Lereng Gunung
Kiyomizu-dera adalah Situs Warisan Dunia UNESCO yang bertengger megah di lereng Gunung Otowa sejak abad ke-8. Daya tarik utamanya adalah panggung kayu raksasa yang menawarkan pemandangan spektakuler kota Kyoto di sela-sela rimbunnya pohon maple dan sakura. Pengunjung sering membasuh tangan di tiga aliran mata air suci yang dipercaya membawa keberuntungan dalam kesehatan, cinta, dan studi. Perjalanan menuju kuil ini pun sangat berkesan melewati distrik Higashiyama yang penuh dengan kedai teh dan kerajinan tradisional.
Sebagai wisata budaya, Kiyomizudera juga memiliki mitos tersendiri, baca yuk di Kiyomizudera Temple Kyoto, Warisan Budaya di Jepang.
2. Nishiki Market: "Dapur Utama" Kota Kyoto
Nishiki Market merupakan pasar tradisional legendaris sepanjang 400 meter yang menjual segala jenis bahan makanan khas Kyoto. Dengan lebih dari 100 kios, pasar ini menawarkan beragam hasil laut segar dari Danau Biwa, sayuran lokal, hingga kudapan seperti mochi dan acar Jepang. Selain bahan mentah, pasar ini juga menjadi tempat berburu peralatan masak tradisional dan teh matcha berkualitas tinggi. Aroma yang menggugah selera dan interaksi hangat para pedagang menciptakan pengalaman sensorik yang tak terlupakan bagi para pencinta kuliner.
3. Distrik Gion: Pesona Klasik Geisha dan Machiya
Gion adalah distrik bersejarah yang paling terkenal di Kyoto, tempat di mana tradisi Geisha masih hidup dan terjaga hingga kini. Jalanan berbatu yang sempit dihiasi oleh deretan machiya (rumah kayu tradisional) yang kini berfungsi sebagai rumah teh eksklusif atau restoran kelas atas. Saat senja, pengunjung sering kali dapat melihat sosok maiko atau geiko yang berjalan anggun menuju pertemuan mereka. Suasana mistis dan elegan di Gion membawa setiap pengunjung kembali ke masa keemasan Jepang klasik.
Mau ketemu Geisha saat mengunjungi Gion, baca dulu artikel ini Gion Jepang, Distrik Penuh Hiburan dan Geisha di Kyoto.
4. Arashiyama Bamboo Grove: Hutan Bambu yang Magis
Hutan Bambu Arashiyama adalah salah satu lanskap paling fotogenik di Jepang, di mana ribuan bambu hijau menjulang membentuk kanopi yang menenangkan. Berjalan di sepanjang jalur setapaknya memberikan perasaan damai dengan suara gemerisik daun bambu yang tertiup angin. Cahaya matahari yang menembus celah-celah bambu menciptakan pola bayangan indah, menjadikannya destinasi impian bagi para fotografer. Lokasinya yang asri sangat cocok bagi pengunjung yang ingin mencari ketenangan di tengah alam.
5. Jembatan Togetsukyo: Simbol Lanskap Arashiyama
Togetsukyo, yang secara puitis berarti "Jembatan Penyeberangan Bulan," adalah jembatan ikonik yang melintasi Sungai Katsura. Sejak zaman Heian, jembatan kayu ini telah menjadi landmark utama yang menyuguhkan pemandangan pegunungan Arashiyama yang berubah warna sesuai musim. Area di sekitar jembatan sangat ideal untuk bersantai menikmati aliran sungai yang tenang atau menaiki perahu tradisional. Togetsukyo bukan sekadar jembatan, melainkan titik terbaik untuk mengagumi harmoni antara alam dan arsitektur di Arashiyama.
6. Kuil Tenryu-ji: Keindahan Taman Zen UNESCO
Tenryu-ji adalah kuil Zen Rinzai paling terkemuka di Arashiyama yang didirikan pada tahun 1339. Kuil ini sangat terkenal dengan taman lanskapnya yang legendaris, yang masih mempertahankan desain aslinya dari berabad-abad silam. Taman ini menerapkan teknik shakkei, di mana pemandangan pegunungan di belakangnya seolah menjadi bagian dari komposisi taman tersebut. Sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO, Tenryu-ji menawarkan pengalaman spiritual yang mendalam bagi mereka yang ingin mempelajari filosofi Zen di tengah keindahan alam yang syahdu.
Open Trip Tour Ke Jepang 4 Hari 3 Malam Juli / Musim Panas (Summer)
Open Trip bisa menjadi pilihan anda yang suka berpetualang dan berjalan-jalan ke Jepang. Paket Open Trip ini anda bisa bergabung dengan traveller yang lain. Yang tentunya akan menambahi keseruan berlibur anda. Karena selain bertemu dengan teman yang baru dengan open trip kita juga mendapatkan harga tiket yang yang lebih terjangkau.
Untuk Informasi Open Trip Terbaru Hubungi Kontak Kami (Area Indonesia)
-Seat Terbatas….Segera amankan seat anda, Hubungi Kami Sekarang Juga-*Harga dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti update terbaru
Private Tour ke Jepang 4 Hari 3 Malam Juli / Musim Panas (Summer)
Private Tour bisa menjadi pilihan anda karena jadwal perjalanan bisa anda sesuaikan sendiri dan perjalananpun akan menjadi lebih enjoy, leluasa dan tentunya fleksibel . Paket ini dirancang khusus untuk anda dan tidak bergabung dengan peserta lain. Ketenangan dan Kenyamanan perjalananpun maksimal selama anda berwisata di Jepang.
Jika anda ingin menggunakan Private Tour dengan perencanaan yang dapat disesuaikan dengan keinginan dan jadwal perjalanan anda lebih lengkap Klik Private Tour ke Jepang
Sewa Mobil dan Bus Tour ke Jepang 4 Hari 3 Juli / Musim Panas (Summer)
Anda sedang berlibur ke Jepang bersama keluarga atau rombongan? jangan khawatir dengan transportasinya. Disini kami menyediakan kemudahan untuk anda. Kami menyediakan sewa mobil di Jepang bagi Anda, dengan berbagai pilihan dan kebutuhan serta banyaknya peserta. Kami juga menyediakan beranekaragam jenis sewa mobil di Jepang dengan sopir. Mudah dan tidak repot bukan?
Jika anda ingin Paket trip Sewa Mobil dengan sopir Klik Sewa Mobil di Jepang dengan Sopir Beserta Biaya
Atau jika anda ingin Paket trip Sewa Bus dengan sopir Klik Sewa Bus Pariwisata di Jepang beserta Sopir


