Table of Contents
Paket Tour Ke Jepang 7 Hari 6 Malam Maret / Musim Semi (Spring)

Suasana liburan musim semi di Jepang seperti apa ya? Jadi penasaran bukan? Paket Tour Jepang Musim semi merupakan pilihan yang tepat di musim yang sangat menyenangkan di Jepang. Dimana anda akan menemukan bermekarannya bunga sakura. Menikmati Hanami di Taman bersama dengan keluarga ataupun teman. Bersama kami TripJepang.co.id dengan Paket Tour Jepang 7 Hari 6 Malam Maret / Musim Semi (Spring) akan mengajak liburan anda di Jepang. Mari simak kegiatan seru berjalan-jalan di negara Sakura kali ini.
Untuk paket yang lebih lengkap silakan kunjungi Paket Tour Jepang Maret.
Bulan Maret adalah waktu transisi yang ajaib di Jepang, di mana udara dingin mulai menghangat dan kuncup bunga sakura mulai menampakkan pesonanya. Paket itinerary ini dirancang khusus untuk Anda yang ingin merasakan harmoni antara modernitas Tokyo, tradisi kental Kyoto, dan kemeriahan kuliner Osaka.
Ringkasan Perjalanan (Trip Overview)
- Durasi: 7 Hari 6 Malam
- Tanggal: 18 – 24 Maret (Rekomendasi Tanggal Terbaik)
- Rute Utama: Tokyo → Kyoto → Osaka
- Estimasi Total Anggaran: ¥96,401 (Sekitar IDR 11.5 Juta per orang, kurs ¥1 = Rp119). Catatan: Harga dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti update terbaru.
Daily Detailed Itinerary
Hari Ke 1: Kedatangan dari Jakarta – Perjalanan Menuju Tokyo
| Time Slot | Activity Type | Details | Notes |
| 22:00–07:00 | Transportation | Penerbangan internasional: Jakarta (CGK) → Bandara Narita (NRT) | Pastikan istirahat cukup di pesawat. |
| 07:00–08:00 | Arrival | Proses imigrasi, pengambilan bagasi, dan aktivasi koneksi internet | Siapkan QR Code Visit Japan Web. |
| 08:00–09:00 | Transportation | Perjalanan Narita Express (N'EX) menuju Stasiun Tokyo | Nikmati pemandangan pinggiran kota Tokyo. |
| 09:00–09:40 | Transportation | Transfer ke area Shinjuku menggunakan kereta lokal/taksi | Shinjuku adalah pusat transportasi utama. |
| 09:40–10:00 | Accommodation | Drop bagasi di Livemax Hotel Shinjuku Kabukicho | Fasilitas penyimpanan tersedia sebelum check-in. |
Overnight Stay: Livemax Hotel Shinjuku Kabukicho, Tokyo.
Hari Ke 2: Eksplorasi Timur Tokyo – Asakusa, Akihabara & Ameyoko
| Time Slot | Activity Type | Details | Notes |
| 08:30–09:00 | Other | Sarapan santai di sekitar hotel | Cicipi onigiri segar dari konbini. |
| 09:40–11:00 | Attraction Visit | Kuil Senso-ji: Jelajahi gerbang Kaminarimon dan jalan Nakamise | Waktu terbaik sebelum keramaian memuncak. |
| 11:00–12:00 | Dining | Makan siang di Yoroiya Ramen (Ramen khas Asakusa) | Antrean biasanya dimulai pukul 11:15. |
| 12:30–13:30 | Attraction Visit | Sumida River Cruise: Pelayaran menuju Hamarikyu | Sudut pandang terbaik melihat Tokyo Skytree. |
| 14:00–16:30 | Attraction Visit | Akihabara: Pusat elektronik dan budaya pop | Surga bagi kolektor figurin dan gadget. |
| 18:30–19:30 | Attraction Visit | Ameyoko Market: Belanja suvenir dan camilan lokal | Suasana pasar tradisional yang sangat hidup. |
Hari Ke 3: Eksplorasi Barat Tokyo – Harajuku & Shinjuku Gyoen
| Time Slot | Activity Type | Details | Notes |
| 08:00–09:30 | Attraction Visit | Meiji Shrine: Kuil Shinto di tengah hutan kota | Rasakan ketenangan spiritual di pagi hari. |
| 10:00–11:30 | Attraction Visit | Harajuku: Takeshita Street dan fashion unik | Pusat tren anak muda Jepang. |
| 11:30–13:00 | Dining | Makan siang di kafe estetik area Harajuku | Banyak pilihan makanan bertema lucu. |
| 13:30–15:30 | Attraction Visit | Shinjuku Gyoen National Garden: Melihat bunga musim semi | Spot terbaik untuk melihat kuncup awal Sakura. |
| 17:00–18:30 | Dining | Makan malam di kawasan Shinjuku | Nikmati suasana lampu neon Kabukicho. |
Hari Ke 4: Perjalanan Tokyo ke Kyoto – Arashiyama & Gion
| Time Slot | Activity Type | Details | Notes |
| 07:54–10:09 | Transportation | Shinkansen Nozomi: Tokyo → Stasiun Kyoto | Gunakan kursi sisi kanan untuk melihat Gunung Fuji. |
| 10:30–11:30 | Attraction Visit | Arashiyama Bamboo Grove: Hutan bambu ikonik | Jalan setapak yang sangat fotogenik. |
| 11:30–12:30 | Attraction Visit | Tenryu-ji Temple: Taman Zen bersejarah | Situs warisan dunia UNESCO yang menawan. |
| 14:30–17:00 | Transportation | Transfer menuju area Gion menggunakan bus/kereta | Kyoto memiliki sistem bus yang sangat efisien. |
| 17:00–18:30 | Attraction Visit | Gion District: Kawasan tradisional Geisha | Jalanan berbatu dengan arsitektur kayu kuno. |
Overnight Stay: Hotel Fresa Inn Kyoto Gojo.
Hari Ke 5: Eksplorasi Kyoto – Fushimi Inari & Kinkaku-ji
| Time Slot | Activity Type | Details | Notes |
| 06:00–08:00 | Attraction Visit | Fushimi Inari Taisha: Ribuan gerbang Torii merah | Disarankan datang pagi sekali untuk foto tanpa orang. |
| 09:30–10:30 | Attraction Visit | Kinkaku-ji (Paviliun Emas) | Arsitektur emas yang terpantul di danau jernih. |
| 12:30–14:00 | Attraction Visit | Nishiki Market: Wisata kuliner tradisional | Mencicipi seafood segar dan camilan khas Kyoto. |
| 17:00–18:30 | Dining | Makan malam santai di Pontocho Alley | Kawasan kuliner di tepi sungai Kamogawa. |
Hari Ke 6: Perjalanan Kyoto ke Osaka – Kastil & Dotonbori
| Time Slot | Activity Type | Details | Notes |
| 09:15–09:30 | Transportation | Shinkansen: Kyoto → Shin-Osaka | Perjalanan singkat namun sangat nyaman. |
| 10:30–12:30 | Attraction Visit | Osaka Castle: Benteng bersejarah Osaka | Museum interaktif yang mendidik di dalamnya. |
| 15:00–18:00 | Attraction Visit | Dotonbori: Pusat hiburan dan neon | Ikon Glico Man berada di kawasan ini. |
| 18:30–19:30 | Dining | Makan malam Wagyu di Kuromon Ichiba | Pengalaman makan daging kualitas premium. |
Overnight Stay: Hotel Fresa Inn Namba, Osaka.
Hari Ke 7: Belanja Terakhir & Kepulangan
| Time Slot | Activity Type | Details | Notes |
| 09:00–11:30 | Attraction Visit | Shinsaibashi Shopping Street | Belanja kosmetik, fashion, dan oleh-oleh terakhir. |
| 11:30–13:00 | Dining | Makan siang perpisahan di Osaka | Rekomendasi: Okonomiyaki atau Takoyaki asli Osaka. |
| 13:30–14:15 | Transportation | JR Haruka Express menuju Bandara Kansai (KIX) | Kereta khusus bandara dengan desain unik. |
| 20:30–01:30 | Transportation | Penerbangan Osaka (KIX) → Jakarta (CGK) | Kembali ke tanah air membawa kenangan manis. |
Pre-Trip Preparation & Recommendations
Pemesanan yang Direkomendasikan
- Tiket Pesawat Internasional: Pesan 3–6 bulan sebelum keberangkatan.
- JR Pass (7 hari): Aktifkan di hari pertama di Jepang (cocok mulai dari 19 Maret).
- Hotel: Semua hotel sudah ditentukan; booking dapat dilakukan via platform seperti Booking.com atau Agoda.
- Restoran Populer: Reservasi untuk Shigetsu dan Ore no Yakiniku sangat disarankan.
Saran Pakaian
- Maret di Jepang: Suhu 8–15°C, cuaca sejuk dan bisa hujan ringan.
- Bawa jaket tipis, sweater, payung lipat, dan alas kaki nyaman untuk jalan kaki banyak.
- Untuk malam hari di Dotonbori/Gion, pakaian kasual elegan disarankan.
Barang yang Harus Dibawa
- Adaptor listrik (jenis A/B, 100V)
- Power bank
- Masker sekali pakai (biasa digunakan di transportasi umum)
- Kartu SIM data lokal atau eSIM
- Map digital offline (Google Maps, Hyperdia)
Catatan Penting Lainnya
- Etika Umum: Jangan makan sambil berjalan, buang sampah di tempatnya, hormati ruang pribadi.
- Transportasi: Gunakan aplikasi Google Maps atau Japan Travel by Navitime untuk navigasi real-time.
- Bahasa: Bahasa Inggris cukup umum di tempat wisata utama; bawa terjemahan dasar jika perlu.
Deskripsi Objek Wisata Utama
Kuil Senso-ji (Tokyo)
Kuil Senso-ji adalah kuil Buddha tertua dan paling terkenal di Tokyo, terletak di kawasan Asakusa yang kaya akan nuansa tradisional. Gerbang megah Kaminarimon dengan lentera merah raksasa menjadi ikon yang langsung menyambut pengunjung sejak memasuki area kuil. Di sepanjang jalan Nakamise yang menghubungkan gerbang ke bangunan utama, deretan kios menjual oleh-oleh khas seperti maneki-neko, yukata mini, dan camilan tradisional. Suasana spiritual yang tenang kontras dengan hiruk-pikuk kota modern, menjadikannya destinasi wajib untuk semua jenis traveler.
Untuk penjelasan detail mengenai Kuil Sensoji di Asakusa silakan kunjungi Asakusa Kanon Temple (Sensoji) Jepang, Kuil Tertua dan Megah di Asakusa.
Sumida River Cruise (Tokyo)
Sumida River Cruise menawarkan perjalanan santai menyusuri Sungai Sumida dari Asakusa menuju Hamarikyu atau Odaiba dengan kapal bergaya tradisional maupun modern. Selama pelayaran, penumpang bisa menikmati pemandangan Tokyo Skytree, gedung pencakar langit, dan taman tepi sungai dari sudut pandang unik. Perjalanan ini sangat cocok untuk keluarga atau pasangan yang ingin istirahat sejenak dari jalan kaki panjang. Tiketnya terjangkau dan durasinya hanya sekitar satu jam, menjadikannya aktivitas efisien namun berkesan.
Akihabara (Tokyo)
Akihabara dikenal sebagai surga bagi pecinta teknologi, anime, manga, dan budaya pop Jepang. Kawasan ini dipenuhi toko elektronik raksasa seperti Yodobashi Camera, toko barang bekas retro, serta butik khusus figurin dan merchandise langka. Bagi yang penasaran dengan budaya otaku, beberapa maid café menawarkan pengalaman interaktif yang unik dan lucu. Meski terlihat ramai dan penuh warna, Akihabara tetap ramah untuk turis solo maupun rombongan karena petunjuk arahnya jelas dan staf toko biasanya membantu meski bahasa Inggris terbatas.
Para Otaku wajib banget datang ke Akihabara ini, hal seru yang bakal bikin kamu semakin tertarik mengunjungi tempat ini adalah baca di Mengenal Akihabara, Surganya Para Otaku di Jepang.
Ameyoko Market (Tokyo)
Ameyoko Market adalah pasar jalanan hidup di bawah rel kereta dekat Stasiun Ueno yang menawarkan beragam barang mulai dari makanan segar, pakaian, hingga kosmetik dengan harga miring. Warisan masa pendudukan AS pasca-Perang Dunia II masih terasa dalam suasana perdagangannya yang dinamis dan multikultural. Pengunjung bisa mencicipi camilan jalanan seperti taiyaki, ikan bakar, atau buah impor murah sambil berbelanja suvenir. Pasar ini sangat ramai di akhir pekan, tetapi tetap nyaman dikunjungi bersama keluarga atau teman.
Meiji Shrine (Tokyo)
Tersembunyi di tengah hutan seluas 70 hektar di Shibuya, Meiji Shrine adalah kuil Shinto yang didedikasikan untuk Kaisar Meiji dan istrinya, Empress Shoken. Suasana sunyi dan udara segar di sini menciptakan kontras menenangkan dari gemuruh kota metropolitan di sekitarnya. Pengunjung sering melihat upacara pernikahan tradisional Shinto atau menulis permohonan di ema (papan kayu doa). Kuil ini gratis dikunjungi dan cocok untuk semua usia, termasuk anak-anak yang ingin belajar tentang spiritualitas Jepang.
Harajuku (Tokyo)
Harajuku, terutama di sepanjang Takeshita Street, adalah pusat mode eksentrik dan budaya remaja Jepang yang penuh warna dan energi. Di sini, pengunjung bisa melihat gaya street fashion ekstrem seperti Lolita, Decora, atau Harajuku Punk, serta berbelanja aksesori lucu dan camilan viral seperti crepes pelangi. Meski terkenal dengan nuansa muda, area ini juga memiliki toko vintage dan kafe estetik yang menarik bagi pasangan atau traveler dewasa. Lokasinya tepat di seberang Meiji Shrine, sehingga mudah dikombinasikan dalam satu hari perjalanan.
Baca sejarah Harajuku Jepang di Harajuku Jepang, Pesona Beragam Kebudayaan di Tokyo.
Shinjuku Gyoen National Garden (Tokyo)
Shinjuku Gyoen adalah taman nasional luas yang menggabungkan tiga gaya taman: Jepang tradisional, Inggris, dan Prancis, menjadikannya ruang hijau paling beragam di Tokyo. Di bulan Maret, taman ini mulai dipenuhi bunga plum (ume) dan awal mekarnya sakura, menjadikannya spot ideal untuk hanami awal musim semi. Pengunjung bisa piknik di rumput terbuka, berjalan santai di jalur pepohonan, atau sekadar duduk menikmati kolam koi yang tenang. Taman ini sangat ramah keluarga, dengan toilet bersih, area teduh, dan jalur datar untuk stroller atau kursi roda.
Benarkah di Shinjuku Gyoen bisa menikmati 6 pemandangan? Temukan jawabannya di Shinjuku Gyoen, Spot Terbaik untuk Melihat Indahnya Sakura di Jepang.
Arashiyama Bamboo Grove (Kyoto)
Arashiyama Bamboo Grove adalah lorong alami yang dibentuk oleh batang bambu tinggi menjulang, menciptakan suasana mistis dan damai yang sulit ditandingi. Cahaya matahari yang menembus celah-celah daun bambu menghasilkan pola bayangan indah di tanah, menjadikannya favorit fotografer. Lokasinya berdekatan dengan Tenryu-ji Temple dan Sungai Hozu, sehingga mudah dikombinasikan dalam satu rute jalan kaki. Datang pagi hari sangat disarankan agar terhindar dari keramaian dan bisa menikmati ketenangan seutuhnya.
Fushimi Inari Taisha (Kyoto)
Fushimi Inari Taisha terkenal dengan ribuan gerbang torii merah yang membentang sepanjang jalan setapak menuju Gunung Inari, menciptakan terowongan visual yang spektakuler. Kuil ini didedikasikan untuk Inari, dewa padi dan perdagangan, sehingga banyak pengusaha Jepang datang berdoa di sini. Jalur pendakian sepanjang 4 km bisa ditempuh sebagian atau seluruhnya, tergantung stamina—bahkan berjalan 15 menit saja sudah memberikan pengalaman tak terlupakan. Kunjungan pagi buta memungkinkan Anda menikmati keindahan torii tanpa keramaian.
Sebelum ke sana cari tau semua hal tentang Fushimi Inari Taisha di Kuil Fushimi Inari, Persembahan untuk Dewa Padi Shinto.
Kinkaku-ji (Paviliun Emas, Kyoto)
Kinkaku-ji adalah kuil Zen yang seluruh lantai atasnya dilapisi emas murni, memantulkan cahaya di atas danau reflektif yang mengelilinginya. Awalnya dibangun sebagai vila pensiunan shogun, bangunan ini kemudian diubah menjadi kuil setelah kematiannya. Taman di sekitarnya dirancang dengan prinsip estetika Jepang klasik, menciptakan harmoni sempurna antara arsitektur dan alam. Meski kecil, kompleks ini sangat padat pengunjung—datang lebih awal adalah kunci untuk foto terbaik.
Nishiki Market (Kyoto)
Dijuluki “dapur Kyoto”, Nishiki Market adalah lorong panjang sepanjang 400 meter yang dipenuhi lebih dari 100 toko makanan tradisional dan kerajinan lokal. Di sini, Anda bisa mencicipi tofu segar, acar sayur (tsukemono), matcha dessert, ikan kering, dan bahkan telur ikan asin yang langka. Banyak toko menawarkan sampel gratis, menjadikannya tempat ideal untuk eksplorasi kuliner ringan. Pasar ini memberikan gambaran nyata tentang gaya hidup masyarakat Kyoto melalui makanannya.
Osaka Castle (Osaka)
Osaka Castle adalah benteng bersejarah yang menjadi simbol kekuatan politik dan militer Jepang abad ke-16, dibangun oleh Toyotomi Hideyoshi. Meski struktur aslinya hancur berkali-kali, versi rekonstruksi modernnya menampilkan museum interaktif tentang sejarah Jepang feodal. Taman di sekitarnya sangat luas dan di bulan Maret mulai dipenuhi pohon sakura, menjadikannya salah satu spot hanami terbaik di Osaka. Menara utama menawarkan pemandangan 360 derajat kota dari lantai puncak.
Ingin tahu lebih detail mengenai Osaka Castle, silakan kunjungi artikel berikut ini Osaka Castle Jepang, Sebuah Legenda dari Osaka
Dotonbori (Osaka)
Dotonbori adalah jantung hiburan malam Osaka yang terkenal dengan papan reklame neon raksasa seperti Glico Man dan kepala kepiting berputar di toko Kani Doraku. Kawasan ini adalah surganya kuliner jalanan: takoyaki, okonomiyaki, kushikatsu, dan fugu bisa ditemukan di setiap sudut. Suasana riuh dan penuh energi membuatnya cocok untuk rombongan teman atau pasangan yang ingin merasakan denyut malam kota Jepang. Jembatan Ebisu-bashi di atas sungai Dotonbori menjadi spot foto ikonik saat malam tiba.
Dotonbori masih menyimpan banyak keunikan dan kemenarikan lainnya, cek saja di Dotonbori Jepang, Tempat Wisata Bersejarah dan Pusat Perbelanjaan di Osaka.
Shinsaibashi Shopping Street (Osaka)
Shinsaibashi adalah kawasan perbelanjaan terpanjang di Osaka, menggabungkan arcade indoor modern dengan toko outdoor di sepanjang jalan utama. Di sini, Anda bisa menemukan segalanya—dari brand internasional hingga toko diskon Don Quijote yang menjual obat, camilan, dan suvenir unik. Arsitekturnya memberikan nuansa yang hidup dan berenergi, sangat khas Osaka. Sangat ideal untuk belanja oleh-oleh terakhir sebelum pulang, terutama KitKat rasa lokal, skincare, atau aksesoris anime.
Ada apa saja di Shinsaibashi ini? Penasaran.. Selengkapnya dapat anda temukan di Shinsaibashi Pusat Perbelanjaan Paling Sibuk di Osaka.
Open Trip Ke Jepang 7 Hari 6 Malam Maret / Musim Semi (Spring)
Open Trip bisa menjadi pilihan anda yang suka berpetualang dan berjalan-jalan ke Jepang. Paket Open Trip ini anda bisa bergabung dengan traveller yang lain. Yang tentunya akan menambahi keseruan berlibur anda. Karena selain bertemu dengan teman yang baru dengan open trip kita juga mendapatkan harga tiket yang yang lebih terjangkau.
Untuk Informasi Open Trip Terbaru Hubungi Kontak Kami (Area Indonesia)
-Seat Terbatas....Segera amankan seat anda, Hubungi Kami Sekarang Juga-*Harga dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti update terbaru
Private Tour Ke Jepang 7 Hari 6 Malam Maret / Musim Semi (Spring)
Private Tour bisa menjadi pilihan anda karena jadwal perjalanan bisa anda sesuaikan sendiri dan perjalananpun akan menjadi lebih enjoy, leluasa dan tentunya fleksibel . Paket ini dirancang khusus untuk anda dan tidak bergabung dengan peserta lain. Ketenangan dan Kenyamanan perjalananpun maksimal selama anda berwisata di Jepang.
Jika anda ingin menggunakan Private Tour dengan perencanaan yang dapat disesuaikan dengan keinginan dan jadwal perjalanan anda lebih lengkap Klik Private Tour ke Jepang
Sewa Mobil Tour Ke Jepang 7 Hari 6 Malam Maret / Musim Semi (Spring)
Anda sedang berlibur ke Jepang bersama keluarga atau rombongan? jangan khawatir dengan transportasinya. Disini kami menyediakan kemudahan untuk anda. Kami menyediakan sewa mobil di Jepang bagi Anda, dengan berbagai pilihan dan kebutuhan serta banyaknya peserta. Kami juga menyediakan beranekaragam jenis sewa mobil di Jepang dengan sopir. Mudah dan tidak repot bukan?
Jika anda ingin Paket trip Sewa Mobil dengan sopir Klik Sewa Mobil di Jepang dengan Sopir Beserta Biaya

