Home » Paket Tour Jepang » Paket Tour Ke Jepang 8 Hari 7 Malam Juni / Musim Panas (Summer) 2026

Paket Tour Ke Jepang 8 Hari 7 Malam Juni / Musim Panas (Summer) 2026

fikri kurniawan

Paket Tour Ke Jepang 8 Hari 7 Malam Juni / Musim Panas (Summer)

Paket Tour Ke Jepang 8 Hari 7 Malam Juni Musim Panas (Summer)

Bayangkan melangkah di bawah rintik hujan yang menyejukkan, di mana aroma tanah basah berpadu dengan kemegahan kuil kuno dan hamparan bunga Hydrangea yang mulai merekah. Juni di Jepang bukan sekadar perjalanan, melainkan sebuah simfoni warna dan tradisi yang menyatu dalam kehangatan awal musim panas. Dari gemerlap neon Tokyo hingga ketenangan sudut-sudut Kyoto, panduan ini dirancang untuk memastikan setiap detik petualangan Anda—baik dilakukan sendiri, bersama pasangan, maupun keluarga tercinta—menjadi kenangan abadi yang tak terlupakan. Nikmati bersama Paket Tour ke Jepang 8 Hari 7 Malam Juni!

TripJepang.co.id menawarkan liburan sekolah dan juga menikmati paket tour ke jepang summer / musim panas. Untuk paket yang lebih lengkapnya kunjungi Paket Tour Jepang Juni dan paket Paket Tour Ke Jepang 8 Hari 7 Malam yang lainnya.

Ringkasan Perjalanan

SektorKeterangan
Rute UtamaJakarta → Tokyo → Hakone → Kyoto → Nara → Osaka → Jakarta
MusimJuni (Awal Musim Panas & Musim Hujan / Tsuyu)
Kondisi Cuaca20-30°C, Kelembapan tinggi, potensi hujan sedang
HighlightBunga Hydrangea (Ajisai), Festival Musim Panas, Kuliner Penyegar

Memahami "Minazuki" (Bulan Air)

Juni di Jepang ditandai dengan kedatangan musim hujan yang memberikan suasana melankolis namun hijau royo-royo.


  • Pemandangan Khas: Sawah yang mulai terisi air dan mekarnya bunga Ajisai (Hydrangea) yang cantik.



  • Strategi Cuaca: Hujan tidak turun sepanjang hari. Gunakan waktu hujan untuk museum atau belanja, dan waktu cerah untuk taman/kuil.



  • Persiapan Wajib: Payung lipat berkualitas, jas hujan ringan, dan sepatu tahan air yang nyaman.


Kalender Festival Budaya (Juni)

Jika jadwal Anda tepat, jangan lewatkan perayaan tradisional berikut:

FestivalLokasiWaktuHighlight
Kifune MatsuriKyoto1 JuniRitual syukur dewa air di suasana hutan
Atsuta FestivalNagoya5 JuniArak-arakan mikoshi & kembang api malam
Yosakoi SoranSapporoAwal JuniTarian energik 10.000 penari
Sanno MatsuriTokyoPertengahan JuniParade besar (hanya di tahun genap)
Aizen MatsuriOsaka30 Juni - 2 JuliPembuka festival musim panas Osaka

Eksplorasi Kuliner Musiman

Musim panas Juni menuntut makanan yang menyegarkan tubuh:


  • Somen & Zaru Soba: Mie dingin yang disajikan dengan es dan saus celup.



  • Unagi (Belut): Sumber protein tinggi untuk menjaga stamina di cuaca lembap.



  • Hiyashi Chuka: Ramen dingin dengan topping warna-warni dan saus wijen/yuzu.



  • Kakigori: Es serut tradisional dengan berbagai sirup manis.



  • Minazuki: Kue beras segitiga khas Kyoto sebagai simbol tolak bala.


Panduan Belanja & Souvenir

LokasiKeunggulanBudget
Asakusa, TokyoSouvenir tradisional (kipas, yukata, manju)¥200 - ¥3.000
Character StreetMerchandise Anime, Pokemon, Sanrio¥500 - ¥5.000
Don QuijoteSnack unik, kosmetik, & barang aneh¥100 - ¥2.000
Daiso / SeriaPeralatan rumah & alat tulis (100-yen shop)¥100 - ¥500
ShinsaibashiFashion modern & pusat kosmetik Osaka¥300 - ¥5.000

Itinerary Harian

Hari 1: Kedatangan di Metropolitan Tokyo


  • Pagi/Siang: Tiba di Bandara Narita (NRT) atau Haneda (HND). Transfer ke kota menggunakan Narita Express atau Limousine Bus.



  • Sore: Check-in hotel di area Shinjuku atau Shibuya.



  • Malam: Jalan santai di Shibuya Crossing dan makan malam di sekitar stasiun untuk adaptasi.


Hari 2: Harmoni Tradisi & Modernitas Tokyo


  • Pagi: Ketenangan di Kuil Meiji dilanjutkan dengan hiruk-pikuk Harajuku (Takeshita Street).



  • Siang: Makan siang kafe tematik atau ramen di Harajuku.



  • Sore: Mengunjungi Kuil Senso-ji di Asakusa dan belanja di Nakamise-dori.



  • Malam: Menikmati pemandangan kota dari ketinggian di Shibuya Sky atau Gedung Pemda Tokyo.


Hari 3: Pelarian Alam ke Hakone


  • Pagi: Perjalanan dengan kereta Romancecar menuju Hakone.



  • Siang: Menyeberangi Danau Ashi dengan Kapal Bajak Laut (spot foto Gunung Fuji jika cuaca cerah).



  • Sore: Berfoto di Torii mengambang Kuil Hakone.



  • Malam: Menginap di Ryokan, menikmati makan malam Kaiseki, dan berendam di Onsen.


Hari 4: Menuju Jantung Budaya, Kyoto


  • Pagi: Naik Shinkansen dari stasiun terdekat menuju Kyoto (~2 jam).



  • Siang: Eksplorasi ribuan gerbang merah di Fushimi Inari Taisha.



  • Sore: Berjalan menyusuri distrik bersejarah Gion dan jalan Hanami-koji (area Geisha).



  • Malam: Makan malam santai di area tepi sungai Kamo.


Hari 5: Pesona Zen di Kyoto


  • Pagi: Mengagumi kemilau Kinkaku-ji (Paviliun Emas).



  • Siang: Menikmati ketenangan Hutan Bambu Arashiyama dan Jembatan Togetsukyo.



  • Sore: Mencicipi jajanan lokal di Pasar Nishiki (Dapur Kyoto).



  • Malam: Jalan santai di Pontocho Alley yang estetik.


Hari 6: Rusa Nara & Keramaian Osaka


  • Pagi: Perjalanan pendek ke Nara. Memberi makan rusa di Nara Park.



  • Siang: Mengunjungi Kuil Todai-ji untuk melihat patung Buddha raksasa.



  • Sore: Menuju Osaka, check-in di area Namba/Dotonbori.



  • Malam: Wisata kuliner (Takoyaki & Okonomiyaki) di bawah lampu neon Dotonbori.


Hari 7: Kemegahan Osaka & Belanja Terakhir


  • Pagi: Mengunjungi Kastil Osaka yang ikonik.



  • Siang: Belanja last-minute di Shinsaibashi atau mengunjungi Aquarium Kaiyukan jika hujan.



  • Malam: Makan malam perpisahan dengan menu Yakiniku atau Kepiting raksasa.


Hari 8: Kepulangan


  • Pagi: Sarapan terakhir, beli oleh-oleh bandara (Tokyo Banana/Royce).



  • Siang: Transfer ke Bandara Kansai (KIX) menggunakan kereta Haruka Express.



  • Sore: Terbang kembali ke Jakarta.


Estimasi Anggaran (Per Orang - Kelas Menengah)

KomponenEstimasi (IDR)
Tiket Pesawat PPRp 8.000.000 - Rp 12.000.000
Akomodasi (7 Malam)Rp 7.000.000 - Rp 14.000.000
Transportasi Lokal & ShinkansenRp 1.500.000 - Rp 2.500.000
Makan & JajanRp 3.500.000 - Rp 6.000.000
Atraksi & SouvenirRp 1.000.000 - Rp 3.000.000
TOTAL± Rp 21.000.000 - Rp 37.500.000

Checklist Persiapan Utama


  1. Dokumen: Paspor, Visa/WA-Visa, Asuransi Perjalanan.



  2. Koneksi: Sewa Pocket WiFi atau eSIM agar tetap terhubung.



  3. Aplikasi: Google Maps (Navigasi) & Google Translate (Offline mode).



  4. Etika: Ingatlah untuk tidak makan sambil berjalan dan selalu membawa kantong sampah kecil sendiri.


Deskripsi Tempat Wisata

TOKYO

Meiji Shrine

Meiji Shrine merupakan oasis ketenangan Shinto yang berdiri megah di tengah hutan kota seluas 70 hektar di jantung Tokyo. Kuil ini didedikasikan untuk mengenang jasa Kaisar Meiji dan Permaisuri Shoken sebagai simbol harmoni Jepang modern. Pengunjung dapat melakukan ritual penyucian diri di chozuya serta menuliskan doa-doa tulus pada papan kayu ema. Suasana hutan yang rimbun dan hening menjadikan tempat ini pelarian sempurna untuk refleksi diri dari keriuhan metropolitan.

Harajuku & Takeshita Street

Harajuku dan Takeshita Street adalah pusat gravitasi budaya muda Jepang yang dikenal dengan gaya busana eksentrik serta kafe-kafe tematik yang unik. Lorong ikonik ini dipenuhi deretan toko aksesori menggemaskan, pakaian vintage, hingga jajanan hit seperti crepes warna-warni yang sangat Instagramable. Destinasi ini menjadi titik temu wajib bagi para pencinta fotografi jalanan dan penggemar fanatik budaya pop kontemporer. Energi kreatif yang meluap di sini memberikan gambaran autentik mengenai cara generasi muda Jepang mengekspresikan jati diri mereka.

Baca sejarah Harajuku Jepang di Harajuku Jepang, Pesona Beragam Kebudayaan di Tokyo.

Asakusa & Senso-ji Temple

Senso-ji merupakan kuil Buddha tertua di Tokyo yang didirikan sejak tahun 628 M dan tetap berdiri sebagai pilar spiritual kota hingga kini. Perjalanan dimulai dari Gerbang Kaminarimon yang megah, lengkap dengan lampion merah raksasa yang menjadi latar foto favorit wisatawan. Melewati gerbang, pengunjung akan disambut oleh deretan toko tradisional di Nakamise-dori yang menawarkan berbagai buah tangan khas. Perpaduan antara nilai historis yang sakral dan aktivitas perdagangan modern menjadikan Asakusa destinasi yang memikat bagi setiap pengunjung.

Untuk penjelasan detail mengenai Kuil Sensoji di Asakusa silakan kunjungi Asakusa Kanon Temple (Sensoji) Jepang, Kuil Tertua dan Megah di Asakusa.

Nakamise-dori

Nakamise-dori adalah jalur belanja tradisional sepanjang 250 meter yang menjadi jembatan budaya antara Gerbang Kaminarimon dan Senso-ji. Sejak abad ke-17, area ini telah berkembang menjadi pusat oleh-oleh yang dihuni lebih dari 90 toko penyedia yukata, kipas lipat, hingga kerajinan tangan. Wisatawan dapat memanjakan lidah dengan camilan legendaris seperti ningyo-yaki sambil meresapi nuansa retro yang kental. Berjalan di sini bukan sekadar aktivitas belanja biasa, melainkan sebuah perjalanan lintas waktu yang menghubungkan masa lalu dengan modernitas Jepang.

Shibuya Crossing

Shibuya Crossing dinobatkan sebagai persimpangan pejalan kaki tersibuk di dunia yang menyuguhkan pemandangan lautan manusia setiap kali lampu hijau menyala. Fenomena visual ini telah menjadi simbol global bagi dinamika kehidupan urban Tokyo yang serba cepat namun tetap teratur. Anda dapat menikmati pemandangan koreografi manusia ini dari ketinggian melalui Shibuya Sky atau lantai atas kafe di sekitarnya. Pengalaman berada di tengah hiruk-piruk persimpangan ini memberikan sensasi unik mengenai harmoni sosial dan efisiensi masyarakat Jepang.

Masih penasaran ada apa lagi di Shibuya, semuanya bisa dilihat di Shibuya Tokyo: Antara Anjing Hachiko, Persimpangan Scramble, dan Pusat Belanja di Jepang.

Shinjuku

Shinjuku adalah distrik metropolitan raksasa yang menyatukan gedung pencakar langit, pusat elektronik canggih, dan kehidupan malam yang gemerlap. Wisatawan dapat menikmati cakrawala Tokyo secara cuma-cuma melalui observatorium di Gedung Pemerintah Metropolitan Tokyo. Kawasan ini juga menyimpan kekayaan kuliner yang kontras, mulai dari restoran mewah hingga kedai izakaya mungil di lorong-lorong tersembunyi. Bagi pencinta atmosfer malam, pendar lampu neon di Kabukicho dan gang sempit Omoide Yokocho menawarkan estetika visual yang sangat ikonik.

HAKONE

Lake Ashi & Pirate Ship

Danau Ashi adalah danau kawah vulkanik memukau yang menawarkan lanskap megah dengan latar belakang Gunung Fuji pada hari yang cerah. Pengalaman menjelajahi danau menjadi semakin unik dengan adanya kapal wisata bergaya bajak laut yang berlayar membelah air yang tenang. Di sepanjang dermaga, pengunjung bisa menemukan berbagai restoran lokal dan jalur pendakian singkat untuk mencari sudut foto terbaik. Aktivitas ini sangat ideal bagi semua kalangan usia sebagai momen relaksasi yang menyegarkan di tengah jadwal perjalanan darat.

Cari tau Proses Terbentuknya Danau Ashinoko di Danau Ashinoko Jepang, Danau Cantik Berlatar Belakang Gunung Fuji.

Hakone Shrine

Hakone Shrine merupakan kuil Shinto yang berdiri anggun di tepian Danau Ashi dan dikenal luas berkat torii merah raksasanya. Kuil bersejarah yang dibangun pada tahun 757 M ini diselimuti oleh hutan cedar kuno yang menghadirkan suasana mistis sekaligus tenang. Wisatawan dapat menyusuri jalan setapak berbatu yang rindang untuk menjauh sejenak dari kebisingan kota besar. Keberadaan gerbang torii yang seolah mengapung di atas air menjadi salah satu pemandangan spiritual paling fotogenik di seluruh Jepang.

KYOTO

Fushimi Inari Taisha

Fushimi Inari Taisha adalah situs Shinto paling terkemuka di Kyoto yang tersohor karena memiliki ribuan gerbang torii merah yang membentuk terowongan panjang. Kuil ini dibangun untuk menghormati Inari, dewa kesuburan dan kemakmuran, yang ditandai dengan banyaknya patung rubah sebagai penjaga suci. Pengunjung dapat mendaki jalur sepanjang 4 km menuju puncak Gunung Inari sambil menikmati pemandangan hutan yang dramatis di setiap sudutnya. Datanglah saat fajar atau menjelang senja untuk mendapatkan pencahayaan alami yang magis serta menghindari kepadatan wisatawan.

Sebelum ke sana cari tau semua hal tentang Fushimi Inari Taisha di Kuil Fushimi Inari, Persembahan untuk Dewa Padi Shinto.

Gion District

Gion merupakan distrik geisha paling prestisius di Kyoto yang tetap mempertahankan arsitektur rumah kayu tradisional machiya dan jalanan berbatu. Di sini, pengunjung terkadang dapat melihat sosok maiko atau geisha yang berjalan anggun menuju perhelatan seni musik dan tari tradisional. Kawasan ini menuntut rasa hormat yang tinggi dari wisatawan, termasuk aturan untuk tidak memotret para penggiat seni tersebut secara sembarangan. Menjelajahi jalan Hanami-koji saat lampion mulai menyala di sore hari akan membawa Anda merasakan atmosfer romantis zaman Edo.

Mau ketemu Geisha saat mengunjungi Gion, baca dulu artikel ini Gion Jepang, Distrik Penuh Hiburan dan Geisha di Kyoto.

Kinkaku-ji (Golden Pavilion)

Kinkaku-ji adalah kuil Zen yang mempesona karena dua lantai teratasnya dilapisi sepenuhnya oleh emas murni yang berkilau di bawah sinar matahari. Bangunan megah ini berdiri di tepi Kolam Cermin yang memantulkan bayangan emas kuil secara sempurna di atas permukaan air. Arsitekturnya secara unik menggabungkan gaya bangsawan, samurai, dan Zen sebagai cerminan sejarah panjang pemilik aslinya. Sangat disarankan untuk berkunjung di pagi hari agar dapat mengabadikan refleksi kuil dengan tenang sebelum area ini dipadati pengunjung.

Arashiyama Bamboo Grove

Hutan Bambu Arashiyama menyuguhkan lorong alami yang terbentuk dari batang-batang bambu hijau menjulang tinggi, menciptakan simfoni visual yang menenangkan. Suara gesekan daun bambu yang tertiup angin memberikan efek relaksasi spiritual bagi siapa saja yang berjalan di bawah keteduhannya. Jalur setapak yang rata memudahkan wisatawan untuk mengeksplorasi tempat ini, terutama saat musim hujan ketika warna hijau bambu tampak lebih kontras. Untuk meresapi keheningan hutan yang magis ini secara maksimal, disarankan untuk tiba lebih awal sebelum aktivitas turis dimulai.

Togetsukyo Bridge

Jembatan Togetsukyo adalah struktur ikonik sepanjang 155 meter yang melintasi Sungai Katsura dengan latar belakang pegunungan Arashiyama yang puitis. Nama jembatan ini memiliki arti "Jembatan Bulan yang Menyeberang", terinspirasi dari keindahan pemandangan bulan yang seolah melintasi jembatan tersebut. Setiap musim memberikan warna berbeda, mulai dari putihnya bunga sakura hingga merah membara daun momiji di musim gugur. Area di sekitarnya dipenuhi oleh kedai teh tradisional yang menjadi tempat sempurna untuk beristirahat sambil menikmati aliran sungai yang tenang.

Tenryu-ji Temple

Tenryu-ji diakui sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO yang memiliki taman lanskap Sogen-chi, salah satu karya agung dari master taman Muso Soseki. Taman ini menggunakan teknik desain unik yang mengintegrasikan pemandangan Pegunungan Arashiyama sebagai bagian dari komposisi taman kuil. Sebagai pusat pembelajaran Zen yang berpengaruh, kuil ini menyimpan sejarah mendalam terkait pemuliaan Kaisar Go-Daigo di masa lampau. Mengunjungi kompleks ini menawarkan pengalaman kontemplatif yang memadukan keindahan arsitektur klasik dengan filosofi Zen yang mendalam.

Nishiki Market

Pasar Nishiki yang dikenal sebagai "Dapur Kyoto" merupakan pusat kuliner tradisional sepanjang 400 meter dengan sejarah lebih dari empat abad. Terdapat lebih dari 100 kedai yang menjajakan bahan pangan segar, peralatan masak buatan tangan, hingga berbagai makanan siap saji yang menggoda. Wisatawan dapat mencicipi jajanan lokal seperti tamagoyaki dan acar khas Kyoto sambil berinteraksi langsung dengan para pedagang lokal. Selain sebagai tempat berburu kuliner, pasar ini adalah lokasi terbaik untuk mendapatkan teh hijau dan bubuk matcha berkualitas tinggi untuk oleh-oleh.

NARA

Nara Park

Nara Park adalah kawasan hijau seluas 660 hektar yang menjadi habitat bagi ribuan rusa Sika liar yang dianggap sebagai simbol suci pelindung kota. Pengunjung diperbolehkan berinteraksi langsung dan memberi makan rusa menggunakan biskuit khusus shika senbei yang dijual di sekitar taman. Selain interaksi dengan satwa, taman ini juga menjadi gerbang penghubung menuju berbagai situs warisan dunia dan kuil bersejarah penting. Padang rumput yang luas dan pepohonan rindang di sini menciptakan harmoni antara alam liar dan warisan budaya yang tak ada duanya.

Benarkah di Nara Park ini tidak disediakan tempat parkir? Untuk menjawab penasaranmu baca artikel Nara Park, Wisata ke Rumah Ratusan Rusa di Jepang.

Todai-ji Temple

Todai-ji memegang predikat sebagai salah satu struktur kayu terbesar di dunia yang menyimpan patung Buddha perunggu raksasa setinggi 15 meter. Dibangun pada abad ke-8, kuil ini didirikan sebagai pusat doa untuk perdamaian serta perlindungan spiritual bagi seluruh rakyat Jepang. Salah satu daya tarik unik di sini adalah pilar kayu dengan lubang di dasarnya yang konon akan memberikan keberuntungan bagi mereka yang bisa melewatinya. Kemegahan arsitektur dan aura religius yang kuat menjadikan kuil ini destinasi yang sangat berkesan bagi setiap wisatawan yang datang ke Nara.

Apakah juga ada mitos dan legenda di Todaiji Temple ini? baca saja di Kuil Todaiji Nara, Kuil Daibutsu Terbesar di Jepang.

Kasuga Taisha

Kasuga Taisha merupakan kuil Shinto yang sangat memukau karena dihiasi oleh ribuan lampion batu dan perunggu di sepanjang jalurnya. Kuil ini dibangun oleh keluarga Fujiwara pada abad ke-8 dan tetap menjadi salah satu situs keagamaan paling dihormati di Jepang. Lampion-lampion tersebut akan dinyalakan secara serentak dalam festival khusus, menciptakan pemandangan cahaya yang dramatis dan penuh nuansa spiritual. Berjalan santai di sepanjang jalur hutan menuju kuil ini memberikan ketenangan batin sekaligus kesempatan untuk menikmati keasrian alam Nara.

OSAKA

Dotonbori

Dotonbori adalah distrik hiburan paling energik di Osaka yang terkenal dengan kanal-kanal bercahaya dan papan iklan neon yang ikonik. Kawasan ini merupakan pusat jajanan jalanan di mana pengunjung bisa mencicipi takoyaki dan okonomiyaki terbaik sambil menikmati suasana kota. Ikon Glico Man yang legendaris menjadi spot foto wajib bagi setiap turis yang ingin mengabadikan momen kunjungan mereka ke Osaka. Saat malam tiba, pendar lampu neon dan keramaian di sepanjang tepi sungai menciptakan atmosfer perayaan yang seolah tidak pernah berakhir.

Dotonbori masih menyimpan banyak keunikan dan kemenarikan lainnya, cek saja di Dotonbori Jepang, Tempat Wisata Bersejarah dan Pusat Perbelanjaan di Osaka.

Osaka Castle

Kastil Osaka merupakan benteng bersejarah megah yang menjadi simbol kekuasaan Toyotomi Hideyoshi dalam menyatukan Jepang di masa Sengoku. Meskipun bangunan utamanya telah direkonstruksi, museum di dalamnya menyimpan koleksi artefak dan teknologi interaktif yang menceritakan sejarah panjang kekaisaran. Dari lantai teratas kastil, pengunjung dapat menyaksikan panorama kota Osaka yang modern berpadu dengan taman tradisional yang luas. Taman di sekeliling kastil juga menjadi lokasi favorit masyarakat setempat untuk menikmati mekarnya bunga sakura di musim semi.

Ingin tahu lebih detail mengenai Osaka Castle, silakan kunjungi artikel berikut ini Osaka Castle Jepang, Sebuah Legenda dari Osaka

Shinsaibashi-suji

Shinsaibashi-suji adalah pusat perbelanjaan tertutup yang membentang sepanjang 600 meter dengan beragam pilihan toko fashion, kosmetik, dan butik internasional. Area belanja ini sangat nyaman dikunjungi dalam segala kondisi cuaca karena atapnya yang melindungi pengunjung dari hujan maupun terik matahari. Wisatawan dapat menemukan tren terbaru di Jepang hingga barang-barang bermerek dengan harga yang sangat bervariasi. Keramahan pelayan toko dan kemudahan akses transportasi menjadikan Shinsaibashi destinasi belanja utama bagi para turis mancanegara.

Ada apa saja di Shinsaibashi ini? Penasaran.. Selengkapnya dapat anda temukan di Shinsaibashi Pusat Perbelanjaan Paling Sibuk di Osaka.

Shitenno-ji Temple

Shitenno-ji merupakan kuil Buddha pertama dan tertua di Jepang yang didirikan secara resmi oleh Pangeran Shotoku pada tahun 593 M. Kompleks ini menampilkan arsitektur Asuka yang simetris, lengkap dengan pagoda lima tingkat yang menjulang indah sebagai fokus utamanya. Selain bangunan suci, kuil ini memiliki Taman Gokuraku-jodo yang tenang dengan kolam ikan dan jembatan yang sangat pas untuk berelaksasi. Mengunjungi kuil ini memberikan wawasan mendalam mengenai sejarah awal masuknya agama Buddha di Jepang di tengah modernitas kota Osaka.

Pre-Trip Preparation & Recommendations

  • Booking Requirements:
    • Pesan tiket penerbangan internasional dan shinkansen jauh-jauh hari (terutama Nozomi).
    • Reservasi ryokan (Gora Kadan) dan restoran premium (Gion Maruyama, Abeno Harukas) minimal 1–2 bulan sebelumnya.
    • Beli JR Pass jika diperlukan (meskipun itinerary ini tidak sepenuhnya memerlukannya).
  • Clothing Advice:
    • Bulan Juni: Cuaca hangat (20–28°C), kemungkinan hujan (musim tsuyu).
    • Bawa jaket ringan, payung lipat, dan alas kaki nyaman untuk berjalan jauh.
    • Untuk ryokan: Kenakan yukata yang disediakan.
  • Items to Bring:
    • Adapter listrik (tipe A/B), power bank, obat pribadi, kartu SIM data lokal.
    • Dompet kecil untuk koin (transit dan vending machine).
    • Kantong sampah kecil (tempat umum jarang ada tempat sampah).
  • Other Notes:
    • Bahasa Inggris cukup tersedia di area wisata utama.
    • Uang tunai masih penting untuk pasar tradisional dan toko kecil.
    • Hormati budaya: jangan makan sambil berjalan, patuhi aturan foto, dan lepas sepatu saat masuk kuil/ryokan.

Open Trip Tour Jepang 8 Hari 7 Malam Juni / Musim Panas (Summer)

Open Trip bisa menjadi pilihan Anda untuk berpetualang dan berjalan-jalan ke Jepang, bergabung bersama dengan traveller lainnya. Selain bertemu dengan teman yang baru, Anda juga bisa mendapatkan harga tiket yang lebih terjangkau, dan tentunya akan menambahi keseruan berlibur Anda.

Untuk Informasi Open Trip Terbaru Hubungi Kontak Kami

(Area Indonesia) Seat Terbatas… Segera amankan seat Anda! Hubungi Kami Sekarang Juga. *Harga dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti update terbaru.

Private Tour Jepang 8 Hari 7 Malam Juni / Musim Panas (Summer)

Private Tour bisa menjadi pilihan Anda karena jadwal perjalanan bisa Anda sesuaikan sendiri dan perjalanan pun akan menjadi lebih enjoy, leluasa dan tentunya fleksibel. Paket ini dirancang khusus untuk Anda dan tidak bergabung dengan peserta lain. Ketenangan dan kenyamanan selama perjalanan akan lebih maksimal selama Anda berwisata di Jepang. Jika Anda ingin menggunakan Private Tour ini, silakan cek selengkapnya di: Private Tour ke Jepang

Sewa Mobil Tour Jepang 8 Hari 7 Malam Juni / Musim Panas (Summer)

Anda sedang berlibur ke Jepang bersama keluarga atau rombongan? Tak perlu khawatir soal transportasinya. Di sini kami menyediakan kemudahan untuk Anda. Kami menyediakan sewa mobil di Jepang bagi Anda dengan berbagai pilihan sesuai kebutuhan dan banyaknya peserta. Kami juga menyediakan beraneka ragam jenis sewa mobil di Jepang dengan sopir. Mudah, bukan? Jika Anda ingin Paket Trip Sewa Mobil dengan sopir, cek di sini : Sewa Mobil di Jepang dengan Sopir Beserta Biaya

Hot in Japan

TripJepang.co.id

Kami adalah Perusahaan Tour & Travel

PT. Ayana Global Indonesia

JAKARTA Office

Gedung Tokyo building Lt.5, Jl.Melawai 6 no.15 Blok M, Jak Sel, 12110

Yogyakarta Office

Jl. Kenari No.3c,  Umbulharjo Yogyakarta

Wisata Jepang

Tentang Jepang

Tahukah Anda?

Wisata Lainnya

Paket Tour ke Korea 2024
Copyright © 2023 tripjepang.co.id - Paket Tour ke Jepang 2024
Hubungi Kami via WhatsApp